Kendaraan Mengantre Masuk Ke Gerbang Tol Pondok Ranji.
Dream – Pemerintah menargetkan sistem pembayaran non-tunai di semua gardu jalan tol berlaku Oktober 2017. Dalam beberapa bulan ke depan, seluruh gardu tol akan dibuat melayani transaksi non-tunai.
“ Oktober 2017, kami harapkan 100 persen semua gardu bisa non tunai,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimoeljono, dikutip dari Merdeka.com.
Basuki mengatakan, hingga Maret 2017, tingkat penggunaan uang elektronik di 35 ruas jalan tol mencapai 25 persen. Penerapan skema non-tunai merupakan upaya meningkatkan layanan pengguna tol, seperti kemudahan transaksi, kecepatan waktu transaksi, dan antisipasi terjadinya antrean kendaraan di gerbang tol.
“ Sistem ini mampu mempercepat antrean saat akan memasuki jalan tol. Kalau sebelumnya bayar tunai itu makan waktu 8-9 detik, non-tunai hanya 2-3 detik,” kata Basuki.
Sebelum aturan ini diterapkan, Kementerian PUPR, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan perbankan akan melakukan sosialisasi pengunaan uang elektronik di jalan tol. Selain berkoordinasi dengan Bank Indonesia, Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah mengeluarkan perintah pelaksanaan transaksi non-tunai multibank di seluruh gardu tol.
BPJT juga tengah menyusun rancangan Peraturan Menteri tentang Sistem Transportasi Cerdas Jalan Tol.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global