Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream – Edufarmers, organisasi nonprofit di bidang pertanian bekerja sama dengan startup di Asia, Tech in Asia, akan menggelar konferensi agritech bertajuk Agrinnovation Conference dengan tema “ The Rise of Agritech to Enhance Food Security”.
Konferensi yang ditujukan bagi para pegiat dan pelaku usaha di sektor pertanian dan agritech ini akan diadakan pada Rabu, 15 Maret 2023 di Menara Mandiri, Jakarta.
Sejumlah praktisi dari lembaga pemerintahan, agritech, modal ventura, serta komunitas di industri agrikultura akan menjadi pembicara di konferensi ini.
Para pembicara yang hadir di antaranya adalah Furqonuddin Ramdhani selaku Co-founder & CTO Koltiva, Yohanes Sugihtononugroho yang merupakan CEO & Co-founder Crowde, dan Andrew Soeherman sebagai CEO Eratani.
Dalam kesempatan itu, mereka akan membahas berbagai topik dan insight terkini seputar teknologi baru, peluang bisnis, dan ide inovatif di ranah agritech.
Mereka juga akan membeberkan masalah, perkembangan, dan peluang agritech di Indonesia dari perspektif pelaku startup dalam 'Decoding million dollars opportunities of the rising Agritech Sector'.
Konferensi juga akan mengangkat permasalahan aksesbilitas di sektor agrikultura dalam topik 'Accessibility in Agriculture: Building technology that matters' yang akan mengupas peran startup agritech mengintegrasikan teknologi terkait ke dalam solusi yang ditawarkan.
“ Kami berharap Agrinnovation Conference dapat berberan sebagai wadah bertemunya semua pemain kunci di sektor agrikultur dan teknologi untuk bersama sama memperkuat ketahanan pangan di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektoral, berbagi pengetahuan melalui best practices dari masing masing pembicara dan dengan inovasi produk dan jasa," ujar Chief Operating Officer Edufarmers, Amri Ilmma, pada keterangannya Selasa, 28 Februari 2023.
Amri berharap acara ini dapat menginspirasi anak muda sebagai calon pemimpin agrikultur di masa depan.
Untuk itu, Agrinnovation Conference akan diramaikan dengan pameran startup agritech bertajuk Startup Village. Ada 30 startup agritech tahap awal dengan fokus pada komoditas peternakan dan pertanian yang akan memamerkan produk dan layanannya.
Di konferensi ini para peserta dari komunitas, startup, investor, dan awak media bisa menjelajahi lebih jauh produk dan layanan dari startup ekshibitor pameran tersebut.
Sebanyak 30 startup terkait akan mendapatkan kesempatan melakukan presentasi dari panggung utama konferensi karena akan ada enam startup terpilih yang mendapat kesempatan itu dan memperoleh lebih banyak eksposur serta terhubung secara eksklusif dengan investor, pemimpin teknologi dan bisnis.
Dream - Indonesia memiliki komoditas pangan cukup besar, bahkan di masa pandemi ini komoditas pangan masih dibilang stabil untuk menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia.
Sebut saja seperi beras, jagung, bawang merah, putih, cabai besar, rawit, daging sapi, telur ayam, minyak goreng, serta gula pasir. Tapi Sahabat Dream tahu nggak peran desa sesungguhnya sebagai penyedia pangan?
Umrah Gratis di Depan Mata, Segera Jadi Bagian Dream Inspiring Women 2023
© © shutterstock
Jelajah Desa Pangan (JDP) Indonesia adalah salah satu gerakan yang terbentuk untuk menciptakan desa yang maju mengatakan desa-desa penghasil komoditas pangan Indonesia, masih banyak yang sulit diakses.
Berkesempatan hadir di #NgobrasDream, Fikri Aditya selaku Project Director menceritakan awal terbentuknya JDP sebagai suatu keresehan. Lewat JDP Indonesia, Fikri mengajak semua masyarakat sadar tentang pangan Indonesia.
Menurutnya, kebanyakan kaum millenial beranggapan sektor pertanian bukan hal yang menarik untuk digeluti, padahal sektor pertanian memiliki potensi yang besar ke depannya, lho.
Kisah Anisya Cahya, Content Creator Mom & Baby yang Maksimalkan Medsos sebagai Modal Utama
Untuk Sahabat Dream yang ketinggalan nonton live Instagram kami bersama JDP Indonesia yang diwakili Fikri Aditya langsung saja cek di IGTV DREAMCOID untuk nonton siaran ulangnya berikut ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya