Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Menteri Airlangga Hartarto Menggelar Pertemuan Dengan Menteri Ekonomi Dan Perencanaan Arab Saudi (Foto: Ekon.go.id)
Dream - Kerajaan Arab Saudi tertarik untuk mempergunakan tenaga terampil Indonesia yang memiliki kemampuan di bidang Teknologi Informasi (TI) untuk bekerja di negaranya. Peluang kerja sama lain juga dibidik oleh negara Petrodollar itu.
Ketertarikan Saudi itu terungkap dalam pertemuan bilateral Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi, Faisal Al-Ibrahim pada Minggu, 22 Mei 2022 di Davos, Swiss.
" Menteri Arab Saudi juga tertarik untuk bekerja sama dalam bidang kebudayaan yang sudah memiliki ikatan kuat dengan Indonesia," tulis keterangan pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dikutip dari situsnya, Senin, 23 Mei 2022.
Pertemuan bilateral kali ini banyak mengangkat sejumlah isu antara lain perdagangan antara kedua negara dan rencana kerja sama pada bidang investasi.
Selama ini, Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan bilateral di bidang ekonomi yang telah terjalin dengan baik. Tercatat nilai perdagangan Indonesia-Arab Saudi sebesar US$5,5 miliar pada tahun 2021.
Ekspor Indonesia ke Arab Saudi sepanjang tahun 2021 tercatat mencapai US$1,5 miliar, atau naik 12,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 senilai US$1,33 Miliar.
Sementara total investasi langsung Saudi di Indonesia (Foreign Direct Investment (FDI) tercatat mencapai US$24,6 juta pada periode 2016-2021.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga berharap agar Indonesia dapat menjadi mitra strategis Arab Saudi melalui sinergi upaya Visi Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045. Selain itu, ia juga berharap, hubungan bilateral kedua negara akan terjalin semakin erat, khususnya pada kerja sama ekonomi.
Airlangga juga menyampaikan sejumlah perkembangan terkait Presidensi G20 dan keanggotan Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG) dan mengharapkan dukungan dan kerja sama Pemerintah Arab Saudi dalam mencapai kepentingan global bersama.
Sementara itu Menteri Faisal Al-Ibrahim sempat menjelaskan pertumbuhan ekonomi Arab Saudi yang didorong oleh minyak dan gas. Sang menteri juga mengamati kondisi politik dunia terutama perang di Ukraina yang menyebabkan volatilitas energi, metal, dan investasi.
" Arab Saudi telah mengantisipasi dampak perang dengan meningkatkan kapasitas refinery,” tutur Airlangga.
Secara khusus, Saudi berharap G20 dapat menjaga situasi terutama masalah keamanan pangan (food security). Meskipun Arab Saudi tidak terlalu terdampak namun mengkhawatirkan kondisi di negara-negara sekitar, terutama terkait kelangkaan pupuk.
Kedua menteri juga mendiskusikan perkembangan teknologi perminyakan di Arab Saudi seperti investasi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Selain itu juga dibicarakan mengenai blue hydrogen dan investasi di Ibu Kota Nusantara.
Menteri Al-Ibrahim menyampaikan bahwa saat ini Arab Saudi juga sedang mengembangkan kota-kota dengan membangun berbagai infrastruktur.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya