Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Howard Schultz (Instagram @howard.schult)
Dream – Miliarder Amerika Serikat (AS), Howard Schultz, belakangan ini merasa gerah. Sebab, Schultz mendapat kritik karena kekayaannya. Kritikan itu dilontarkan setelah dia mengungkapkan cita-cita menjadi presiden AS.
Dikutip dari Liputan6.com, Sabtu 2 Februari 2019, beragam kritik menyerang Schultz karena dianggap tidak memahami kehidupan masyarakat pada umumnya. Atas segala kritik itu, dia akhirnya angkat suara dan menyatakan kehidupannya justru merupakan “ American Dream”.
“ Saya dikritik karena seorang miliarder. Mari kita bicarakan itu. Saya berusaha sendiri ... Saya berpikir demikianlah mimpi orang Amerika, aspirasi Amerika,” kata Schultz.
Dia membeberkan segudang prestasi yang diraih ketika menjadi bos Starbucks. Contohnya, jaminan kesehatan, pemberian saham, dan biaya kuliah gratis.
“ Elizabeth Warren (senator Partai Demokrat) ingin mengkritik saya karena sukses?” kata dia.
Schultz dan Warren sempat saling sindir karena masalah pajak miliarder. Mantan bos Starbucks ini menilai wacana politisi itu berbau sosialisme.
Tentang partai, pria ini mengaku bukan anggota Partai Demokrat atau Partai Republik. Dia percaya sistem perekonomian AS perlu dirombak.
Menurut Forbes, kekayaan terkini mantan bos Starbucks mencapai US$3,4 miliar (Rp47,7 triliun). Ini menjadikan Schultz sebagai miliarder lain ingin maju sebagai presiden setelah Donald Trump.
(Sumber: Liputan6.com/Tommy Kurnia)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya