Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jon Carden (businessinsider.com)
Dream - Anggapan pensiun di usia muda akan menyenangkan ternyata tak selamanya benar. Seorang entrepreneur pemilik bisnis bernilai US$ 10 juta justru bosan tanpa bekerja.
Jon Carder, pemuda 27 tahun semula berpikir setelah menjual bisnisnya senilai US$ 10 juta, setara Rp 130 miliar, dirinya bisa menikmati masa-masa pensiun.
Setelah menggelar pesta pensiun, Carder menghabiskan tiga pekan untuk traveling, berselancar, dan nongkrong bersama teman-temannya.
Kesenangan itu ternyata tak memuaskan pria asal California ini. Carden akhirnya memutuskan kembali bekerja.
" Saya bosan, benar-benar bosan akut," ujar Carden yang kini berusia 36 tahun seperti dikutip laman Businessinsider, Selasa, 5 Mei 2015.
Diakui Carden, menjadi entrepreneur memang profesi yang penuh tekanan dan menguras waktu.
" Namun jauh lebih memuaskan membangun sesuatu yang berdampak bagi kehidupan orang banyak daripada tak melakukan apa-apa," ujar Carden.
Kini, Carden pun mulai kembali merintis perusahaan barunya. Lewat Clien Shop, website yang membantu pencari rumah menemukan pinjaman terbaik, Carden kembali menumpuk harta kekayaannya.
Kesuksesan yang diraihnya pun dengan cepat terwujud. Bahkan sang ibu menganggap Carden tengah menjalankan bisnis obat terlarang ketika dia melihat mobil baru Carden.
Bisnis baru Carden memang tak sepenuhnya berjalan mulus. Di awalnya, Carden membuat sebuah website yang membantu orang menginformasikan bisnisnya. Namun dia terpaksa mengubur bisnisnya ini setelah melihat pesaing besar Yelp.
Kini, setelah pensiun 9 tahun, Carden membuat aplikasi Mogl yang memungkinkan penggunanya memperoleh cahs-back dari restoran favoritnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya