Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(businessinsider)
Dream - Semakin hari, jumlah manusia di bumi semakin bertambah banyak. Ruang untuk tinggal kini juga sudah semakin sempit.
Bagi sebagian orang, rumah sudah kaya mimpi. Mengingat harga tanah kosong yang semakin menggila, terutama di kota-kota besar yang penuh sesak.
Seperti halnya dialami beberapa orang berikut ini. Penuhnya kota ditambah kemampuan ekonomi yang kurang, memaksa mereka untuk menempati 'rumah mungil' di sudut kota-kota besar.
Kali ini Dream akan memperlihatkan beberapa orang yang menempati rumah-rumah mungil yang ringkas di berbagai kota di belahan dunia.
Penasaran seperti apa? yuk simak ulasanya dibawah ini. (businessinsider)
© Dream
#1. Wang Cunchun, 90, tinggal bersama anaknya yang berusia 60 tahun di sebuah apartemen 107 kaki persegi atau sekitar 9,9 meter persegidi Shanghai, Tiongkok.

#2. Mikro-apartemen di Pearl River Delta Real Estate Fair di provinsi Guangzhou.

#3. Keluarga burger dari Los Angeles, California tinggal di sebuah garasi karan kehilangan rumanya pada tahun 2009.

#4. Dharavi, sebuah wilayah di tengah Mumbai, India, adalah salah satu daerah kumuh terbesar di Asia. Lebih dari satu juta orang tinggal di sana.

Sewa untuk rumah 100 meter persegi ini berkisar dari $ 0,04 per kaki persegi hingga $ 0,06 per kaki persegi.

#5. Di sebuah apartemen 60 meter persegi di Hong Kong, ibu menghabiskan $ 487 per bulan untuk rumah dan anaknya.

© Dream
#6. Di kota Cina Hefei, pasien yang tidak mampu membayar tempat tidur di rumah sakit setempat dipaksa untuk menerima perawatan di salah satu kamar 86 meter persegi di sebuah gedung apartemen di dekatnya.

#7. Di Hong Kong, harga real-estate per meter sangat tinggi, sehingga orang menempati kamar sekecil 35 kaki persegi hanya untuk hidup.

#8. Kong Kyung-soon, 73, tinggal di sebuah apartemen sempit dengan hanya 21 kaki persegi, tidak termasuk daerah toilet


#9. Ratusan orang tua, seperti Kong Siu-Kau, hidup dalam kondisi ini. Dalam satu bangunan tersebut, sampai dengan 12 laki-laki dapat hidup bersama di kandang padat.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya