Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kenaikan Tarif Listrik Memicu Inflasi Oktober 2016.
Dream – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2016 sebesar 0,14 persen. Kenaikan harga rokok dan tarif listrik mendorong inflasi pada bulan Oktober 2016.
“ Pada Oktober 2016, terjadi inflasi sebesar 0,14 persen,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa 1 November 2016.
Suhariyanto melaporkan, inflasi pada Januari-Oktober 2016 telah mencapai 2,11 persen. Sementara Inflasi Oktober year on year (yoy) menyentuh angka 3,31 persen.
Dia mengatakan inflasi bulan lalu terjadi karena kenaikan beberapa indeks pengeluaran, yaitu makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yang naik sebesar 0,24 persen, kesehatan sebesar 0,29 persen, serta pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,1 persen.
Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah bahan makanan yang deflasi 0,21 persen, sandang 0,31 persen, serta kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,03 persen.
BPS mencatat ada beberapa komoditas yang harganya naik, seperti cabai merah, tarif listrik, rokok, sawi, dan tarif kereta api.
“ Yang harganya turun, seperti bawang putih, daging ayam, telur ayam, periasan, cabai rawit, dan tarif pulsa ponsel,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya