Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Elizabeth Holmes (Instagram @elizabethholmesofficial)
Dream - Benarlah kata pepatah: kehidupan ini bagai putaran roda pedati. Terkadang seseorang berada di atas. Menangguk kesuksesan. Tapi bisa jadi sekejap kemudian terlindas di bawah. Bangkrut.
Itu pula yang terjadi pada Elizabeth Holmes. Wanita 35 tahun ini sempat menjadi sensasi di dunia teknologi Amerika Serikat. Dikenal sebagai penemu muda yang membawa revolusi ke ranah uji darah.
Lewat mesin temuannya, Holmes mengklaim bisa uji laboratorium dengan setetes darah saja. Alat tes darah ang diberi nama Edison itu diproduksi oleh Theranos, sebuah startup yang dia dirikan pada tahun 2003.
Kala itu, usia Holmes masih sangat belia. Baru 19 tahun. Seperti idolanya, Steve Jobs, wanita pirang ini juga akhirnya memutuskan keluar dari kampusnya, Stanford, demi mengejar inovasi.
Pada tahun 2015, Holmes menjadi miliarder dengan kekayaan US$4,5 miliar, kini setara Rp68,8 triliun.
Namun pada tahun itu pula Wall Street Journal mengungkap sejumlah keganjilan pada Theranos, terutama karena hasil uji lab Theranos meragukan secara ilmiah, apalagi perusahaan itu tak transparan pada teknologi mereka.
Holmes memang sempat melawan tudingan negatif, tapi skandal Theranos ternyata semakin berkembang. FBI pun turun tangan dan berujung pada penutupan perusahaan pada tahun 2019.
Elizabeth Holmes pun menjadi tersangka penipuan. Kini, wanita itu bahkan tak bisa menyewa pengacara karena masalah uang.
Menurut CNBC, Kantor pengacara Cooley LLP akhirnya menghentikan jasa mereka ke Elizabeth. Mereka bahkan pasrah karena tak bisa dibayar.
" Mengingat situasi finansial Nona Holmes saat ini, Cooley (kuasa hukum) tidak memiliki ekspektasi bahwa Nona Holmes akan bisa membayar jasa-jasa kami," ujar pihak Cooley yang ternyata sudah setahun tak mendapat bayaran.
Pekan lalu, Holmes dan Sunny Balwani (54) kembali menghadiri pengadilan San Jose, California. Sunny merupakan Presiden Theranos yang juga memadu kasih dengan Holmes selama menjabat di Theranos.
Mantan miliarder ini terjerat sembilan kasus tuduhan skema penipuan dan dua kasus konspirasi skema penipuan. Holmes dan Sunny terancam 20 tahun penjara.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya