Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Belanja Online. (Foto: Shutterstock)
Dream - Seorang wanita harus gigit jari setelah membeli tas mewah di toko online. Bukannya tas pesanan, barang yang datang malah botol minum.
Dilansir dari Bangkok Post, Kamis 13 September 2018, wanita bernama Panhathai Lertsin-udom ini membeli tas seken di toko online senilai 37 ribu baht (Rp16,7 juta).
Dia membeli tas itu setelah melihat iklannya di medsos. Usai melihat barang yang menggiurkan itu, Panhathai langsung mentransfer duit ke penjual tas seken bermerek Celine.
" Saya memutuskan untuk mentransfer uang dengan cepat karena saya tahu banyak pembeli yang ingin mendapatkan barang bermerek," kata dia.
Setelah mentransfer uang, akun penjual mendadak hilang. Wanita ini tak bisa menghubungi sang penjual untuk barang pesanannya.
Dream - Panhathai diberi tahu oleh penjual bahwa barang pesanannya telah dikirim melalui Kerry Express Thailand.
Ketika dicek, parsel diberi tahu bahwa barang dikirim dari seorang penjual di Chiang Mai, Thailand.
Saat kurir tiba, dia meminta seseorang untuk memvideokan isi paket. Setelah dibuka, isinya dua botol minuman bergambar Kung Fu Panda.

Panhathai mengontak nomor penjual. Dia diberi tahu penjual kalau wanita ini memesan botol minuman, bukan tas. Nah, lho.
Ketika dicek medsos toko online, Panhathai kecewa karena toko ini tidak bertanggung jawab atas segala transaksi yang dilakukan. Toko ini juga meminta pembeli untuk mengontak sendiri penjual barang.
Dream - Panhathai melaporkan kasus ini ke polisi. Dia mengaku sering membeli barang ternama di toko online. Dia juga sering membaca setiap keterangan pada barang yang dijual.

" Saya selalu mengecek informasi sebelum memesan barang," kata dia.
Panhathai juga tak menyangka dia kena apes. " Saya tak menyangka akhirnya saya kena juga," kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya