Jumat, 16 Oktober 2026 Cari

Dolar dan Indeks Syariah Sama-sama Terpeleset

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 12 September 2018 16:56
Dolar dan Indeks Syariah Sama-sama Terpeleset
Tiga indeks syariah kompak melemah ketika perdagangan berakhir.

Dream - Indeks syariah kembali pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 12 September 2018. Penguatan dua sektor emiten komoditas, pertanian dan pertambangan, belum cukup kuat melawan laju pelemahan indeks. 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), terpeleset 0,0137 poin (0,08%) ke level 172,389 poin di sesi penutupan. ISSI sebetultnya terus bergerak di zona positif sejak dibuka mengut di level 172,574. ISSI bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 173,869.

Namun satu jam jelang sesi penutupan, lantai bursa dilanda tekanan jual. ISSI perlahan-lahan ikut terseret masuk teritori merah. Meski sempat mencoba melawan arus pelemahan, tekanan jual tak bisa ditahan ISSI. 

Kondisi serupa terjadi pada dua indeks keping biru syariah. Bahkan Jakarta Islamic Index (JII) satu jam lebih dahulu dilanda tekanan jual investor. Di sesi penutupan, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah inipun harus terkoreksi 3,744 poin (0,59%) ke level 634,097.

Indeks JII70 melemah 0,668 poin (0,32%) ke level 211,266.

Hingga sesi paska penutupan perdagangan, total transaksi saham syariah naik tipis menjadi Rp3,45 triliun. Namun volume transaksi turun signifikan menjadi 54,07 miliar lembar saham. 

Aksi lepas saham juga melanda pemodal asing. Setelah sebelum libur awal Hijriah lalu melakukan aksi beli, asing kini justru mencatat nett sell tipis Rp52 miliar.

Ada empat indeks sektoral yang menguat kali ini, yaitu pertanian sebesar 2,12 persen, pertambangan 1,02 persen, barang konsumsi 0,49 persen, dan propertui 0,03 persen.

Penguatan empat saham ini tak mampu menutup pelemahan mayoritas indeks sektoral. Sektor yang paling terkoreksi adalah keuangan sebesar 1,99 persen dan industri dasar 1,13 persen.

Emiten keping biru pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya menguat Rp600, ITMG Rp575, AKRA Rp230, PTBA Rp220, dan EXCL Rp30.

Harga saham INTP turun Rp600, UNTR Rp575, TPIA Rp260, LPPF Rp175, dam SCMA Rp80.

Dari pasar uang, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah melemah tipis. Kurs dolar AS pada 16.32 terkoreksi tipis 1 poin (0,01%) ke level Rp14.858 per dolar AS.

1 dari 2 halaman

Indeks Syariah Naik Tipis Sambut Tahun Baru Islam

Dream - Indeks saham syariah bergerak positif menyambut Tahun Baru 1 Muharram 1440 Hijriah. Meski sempat dibuka melemah, aksi beli jelang sesi penutupan mendorong tiga indeks acuan saham syariah bergerak naik.

Investor kembali dibuat cemas dengan laju kurs dollar AS yang kembali menguat terhadap rupiah. 

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 10 September 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat tipis 0,255 poin (0,15%) ke level 172,526.

ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka melemah di level di 172,111. ISSI hampir saja menutup perdagangan di Harpitnas jelang libur awal Muharram ini jika tak muncul aksi beli di 15 menit jelang penutupan. Posisi terendah ISSI tercatat berada level 172,111 dan tertinggi di posisi penutupan. 

Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga terangkat jelang sesi penutupan dengan kenaikan 1,398 poin (0,22%) ke level 637,841.

Indeks JII70 menanjak 0,258 poin (0,12%) ke level 211,934.

Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan malah kembali terkoreksi 20,348 poin (0,35%) ke level 5.831,117.

2 dari 2 halaman

Kurs Rupiah Bangkit, Indeks Syariah `Perkasa`

Dream - Kepercayaan pelaku pasar pada bursa saham Indonesia perlahan kembali pulih. Selama dua hari berturut-turut, laju indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat signifikan.

Mulai jinaknya laju nilai tukar dollar AS dan ampuhnya paket kebijakan pemerintah untuk sementara berhasil menenangkan pelaku pasar.

Penguatan juga dialami tiga indeks acuan saham syariah mengikuti gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali menguat.

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Jakarta, Jumat, 7 September 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), naik signifikan 2,669 poin (1,57%) ke level 172,271. Berbeda dengan kemarin, ISSI kali ini menguat seharian setelah dibuka mengaut di level 169,785 dan bertengger di posisi puncak 172,271.

Dengan dukungan 19 emiten unggulan yang bergerak naik sudah cukup bagi indeks bluechips syariah untuk bergerak naik. Jakarta Islamic Index (JII) ditutup dengan penguatan 14,592 poin (2,35%) ke level 636,443.

Indeks JII70 juga ikut menanjak 4,377 poin (2,11%) ke level 211,676.

Sementara IHSG masih terus melaju kencang dengan menguat 75,370 poin (1,30%) ke level 5.851,465.

Beri Komentar