Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bom Di Surabaya Membuat Pemerintah Memperketat Sektor Transportasi.
Dream – Aksi teror bom di sejumlah titik di Surabaya, Jawa Timur, membuat pengamanan sejumlah objek vital diperketat.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi telah memerintahkan jajaran di Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di titik simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuham dan bandara, serta jalur-jalur transportasi yang strategis.
“ Saya telah memerintahkan kepada para direktur jenderal di Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan pada simpul transportasi, terlebih saat ini kita akan menghadapi masa angkutan Lebaran,” kata Budi di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Senin 14 Mei 2018.
Dia berkata para pengguna jasa transportasi untuk tetap tenang dan tak terpengaruh atas teror bom di Surabaya.
“ Saya mengimbau kepada para penumpang angkutan, baik moda darat, laut, udara, maupun kereta api agar tetap tenang dan tidak terpengaruh. Saya percaya pihak kepolisian akan mengusut tuntas peristiwa kekerasan yang terjadi dan akan menjaga stabilitas keamanan di sektor transportasi,” kata mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero).
© Dream
Teror bom di Surabaya membuat pengamanan fasilitas umum transportasi seperti bandara umum dan kereta api diperketat. Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan skema peningkatan pemeriksaan pengawasan sangat ketat di bandara Soekarno-Hatta. Peningkatan pelayanan keamanan dengan dibantu seluruh personel gabungan.
“ Peningkatan pelayanan pemeriksaan pengawasan kami perketat. Random check diintesifkan sampai 6 kali dari yang biasanya hanya 4 kali,” kata Awaluddin, di Cengkareng, Banten.
Dia mengatakan penerapan skema kemanan tersebut juga dilakukan di semua bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II.
“ Mulai tadi pagi saya sudah menginstruksikan seluruhnya ada 14 bandara yang kurang lebih skemanya sama, ada pengetatan, ada peningkatan random check hingga penebalan personel,” kata Awaluddin.
© Dream
PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI Daerah Operasional (DAOP) I Jakarta meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pengawasan di wilayah kerja Jakarta. Perusahaan pelat merah ini memfokuskan Stasiun Gambir dan Pasarsenen sebagai fokus pengamanan utama.
“ Dua stasiun ini merupakan awal pemberangkatan dan kedatangan kereta api jarak menengah dan jarak jauh, hampir setiap hari terdapat ribuan orang di dua lokasi tersebut,” kata Executive Vice President DAOP I Jakarta, R. Dadan Rudiansyah, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream.
Dadan mengatakan antisipasi yang dilakukan oleh KAI DAOP I antara lain memperketat pengawasan dengan menambah jumlah personel pengamanan yang sebelumnya hanya 25 personel per hari menjadi 30 personel di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Selain itu, disiapkan cermin pemeriksa untuk kendaraan roda empat yang akan masuk ke stasiun, proses pemeriksaan boarding pass juga menjadi lebih ketat yang dilengkapi alat scanner detektor logam portable.
“ Semua orang yang ada di stasiun, baik itu pengguna jasa maupun seluruh pegawai kereta api tetap waspada dan melaporkan apabila ada orang atau benda yang mencurigakan. Segera laporkan kepada pihak yang berwajib atau laporkan kepada petugas stasiun setempat,” kata dia.
Dadan juga menghimbau kepada seluruh petugas di Stasiun wilayah Daop 1 Jakarta untuk terus waspada terhadap hal - hal yang dapat mengancam keselamatan. “ Perketat penjagaan dan pengawasan, jangan sampai kecolongan,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Pramita Tristiawati)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya