Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kantor Yahoo Di Tiongkok (bloomberg.com)
Dream - Dewan komisaris Yahoo sedang mempertimbangkan menjual bisnis Internet utama mereka, mesin pencari Yahoo, dalam serangkaian pertemuan yang dimulai Rabu kemarin, kata sumber yang dekat dengan rencana tersebut kepada The Wall Street Journal.
Selain itu, dewan komisaris juga punya rencana untuk spin-off investasi mereka di perusahaan e-commerce Alibaba Holding Group asal China, dilaporkan oleh surat kabar tersebut pada hari Selasa, tanpa menyebutkan nama sumber tersebut.
Seperti dikutip dari Gulf News, Senin, 7 Desember 2015, perusahaan yang berpusat di Sunnyvale, California ini menolak mengomentari laporan tersebut.
Kabar tersebut muncul setelah CEO Yahoo, Marissa Mayer, menghadapi tekanan dari investor Starboard Value mengenai kinerja Yahoo. Mayer sebelumnya mengatakan akan menyelesaikan spin-off pada bulan Januari dan berjanji akan terus memberikan update kepada investor mengenai strategi selanjutnya dari bisnis Internet mereka yang lesu.
Starboard mengancam akan menggelar perang proxy jika Mayer tidak melakukan perubahan drastis untuk strateginya, termasuk menjual bisnis utama seperti mesin pencarian dan iklan.
Lebih dari tiga tahun menjadi CEO di perusahaan portal Web tersebut, Mayer telah berupaya untuk fokus pada produk mobile dan menambah konten media, namun sejauh ini masih gagal untuk menaikkan pertumbuhan penjualan.
" Saya punya harapan yang sangat agresif untuk bisnis inti Yahoo," kata Mayer menanggapi ancaman Starboard. " Kami memiliki bakat yang tepat, strategi yang tepat, dan aset yang tepat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi investor kami."
Saham Yahoo telah turun sebesar 33 persen pada tahun ini, dan pendapatan diperkirakan akan turun 8 persen di tahun 2015.
Bisnis internet Yahoo saat ini sedang dalam masa-masa sulit untuk meningkatkan penghasilannya karena pihaknya mendapat persaingan keras dari kompetitor lainnya yaitu Google dan Facebook.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya