Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Gadget mahal dengan teknologi ternayar tak menjamin Ponsel Anda mumpuni. Penelitian baru menunjukan smartphone masa kini ternyata tak setangguh telepon jadul buatan 10 tahun yang lalu.
Sebuah studi yang dibuat regulator industri Ofcom menemukan fakta ponsel tanpa embel-embel buatan masa lalu bisa menangkap sinyal lebih baik. Alhasil, aktivitas menelepon dan mengirim SMS lebih baik dibandingkan Smartphone buatan Apple maupun Samsung.
Mengutip laman Dailymail.co.uk, Jumat, 4 Desember 2015, hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa Smartphone yang dikemas dengan teknologi, tidak baik menangkap sinyal lemah dibandingkan Ponsel yang lebih murah.
Bahkan Ofcom menemukan jika beberapa smartphone baru bisa menangkap sinyal yang ukurannya 10 kali lebih kuat dari apa yang dibutuhkan oleh ponsel jadul.
Rata-rata, smartphone membutuhkan pancaran sinyal 7 kali lebih kuat dibandingkan Ponsel pada jaringan 2G. Di jaringan 3G, smartphone bahkan butuh kekuatan sampai sembilan kali lebih kuat dari level minimum yang direkomendasikan oleh GSMA, badan standar untuk industri mobile.
Pada jaringan 4G, smartphone berkinerja terburuk diperlukan tujuh kali kekuatan sinyal yang direkomendasikan untuk mengirim data.
Tak cuma soal jaringan. Penelitian ini mengklaim unsur kaca dan logam smartphone, yang disebut lebih baik daripada komponen Ponsel, justru menjadi masalah karena memutus hubungan telepon pengguna.
Dengan kebutuhan menangkap sinyal yang terlalu besar, industri telekomunikasi juga mengeluarkan investasi lebih besar dalam infrastruktur penunjang. Terutama di daerah pedesaan di mana tiang pemancang cenderung terpisah dan memberikan sinyal lemah.
Menurut penelitian tersebut, tangan pengguna smartphone juga bisa berdampak pada putusnya hubungan telepon. Penyebabnya posisi antena bisa jadi tertutup tangan pengguna.
Ofcom sendiri menolak menyebut jenis smartphone yang digunakan dalam penelitian ini.
"Kami menguji jumlah yang sangat kecil dari ponsel, tidak untuk peringkat tetapi untuk memahami bagaimana handset dilakukan dalam situasi yang berbeda," kata seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari