Bolehkah Muslim Memelihara Anjing?

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 4 Desember 2015 15:02
Bolehkah Muslim Memelihara Anjing?
Ulama bersepakat membolehkan memelihara anjing jika untuk kepentingan berburu, menjaga hewan ternak. menjaga kebun, dan menjaga rumah serta melarang untuk niat selain itu.

Dream - Anjing bagi sebagian orang dinilai sebagai hewan yang menarik. Mereka kemudian memutuskan untuk memelihara anjing di rumah masing-masing.

Di dalam kajian fiqh atau hukum Islam, anjing dimasukkan dalam kategori hewan najis. Ini berakibat pada tidak bolehnya seorang muslim memelihara anjing.

Tetapi, larangan itu ditekankan pada niat pemeliharaan tanpa maksud atau untuk hiburan. Sementara untuk hajat tertentu, terdapat ulama yang membolehkan memelihara anjing.

Berdasarkan pendapat Imam Nawawi yang tertuang dalam kitab Al Majmu Syarah Al Muadzab membolehkan umat Islam memelihara anjing dengan hajat untuk berburu, menjaga ternak, menjaga kebun, termasuk menjaga rumah. Selain hajat itu, maka dilarang memelihara anjing.

Dalam kitab tersebut, Imam Nawawi berkata:

" Nabi SAW memberikan keringanan pada anjing buruan dan anjing penjaga ternak, dalam riwayat yang lain, anjing penjaga tanaman dan melarang memelihara anjing dari selain tujuan itu. Para sahabat kami dan lainnya telah sepakat bahwa haram memelihara anjing tanpa ada hajat (keperluan) seperti memelihara anjing karena kagum dengan bentuknya atau karena untuk bangga-banggaan, maka ini semua haram tanpa khilaf."

Pendapat ini didasarkan pada hadits Rasulullah Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

" Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qirath (satu qirath sama seperti sebesar Gunung Uhud)."

Tetapi, dalam kitab Fathul Bari, ulama Ibnu Abdil Barr menyebut memelihara anjing merupakan amalan makruh dan bukan haram. Dia berpendapat kata 'berkurang dari amalnya' dalam hadits Rasulullah itu tidak berarti mengharamkan memelihara anjing, sehingga Ibnu Abdil Barr menghukumi makruh.

“ Dan ucapan, 'Berkurang dari amalnya' maksudnya 'dari pahala amalnya', ini mengisyaratkan bahwa menjadikannya (binatang peliharaan) tidaklah haram, karena setiap yang menjadikannya dihukumi haram, maka dilarang juga menjadikannya dalam keadaan apapun, sama ada pahalanya berkurang ataupun tidak. Maka hal itu menunjukkan bahwa menjadikannyanya hukumnya adalah makruh bukan haram."

Pendapat ini dibantah oleh Al Hafidz Ibnu Hajar. Dalam kitab Fathul Bari pula, dia menyebut pendapat Ibnu Abdil Barr tidak lazim.

" Apa yang diklaim Ibnul Abdil Barr dari tidak haramnya hal itu dan bersandar dengan apa yang telah ia sebutkan tadi, tidaklah lazim. Bahkan berkemungkinan hukuman (kurang satu atau dua qirath) terjadi dengan tidak mendapat taufiq untuk beramal pada kadar satu qirath daripada amalan-amalan baiknya walau tidak memelihara anjing sekalipun. Dan berkemungkinan memelihara anjing itu adalah haram, dan apa yang dikehendaki dengan pengurangan ialah dosa yang terhasil dengan memelihara anjing adalah bersamaan kadar satu atau dua qirath daripada pahala, maka pahala pemelihara anjing berkurang pada kadar apa yang ditetapkan ke atasnya daripada dosa kerana memeliharanya iaitu satu atau dua qirath."

Dari pendapat ini, para ulama menyatakan memelihara anjing hanya dibolehkan apabila dimaksudkan untuk berburu, menjaga binatang ternak, kebun dan rumah. Selain dari maksud yang disebutkan, maka memelihara anjing tidak diperbolehkan, meski jika karena mengagumi jenis anjing itu.

(Ism, Berbagai sumber)

1 dari 5 halaman

Peluk Islam Gara-gara Liur Anjing

Dream - Bermula dari ilmuwan ahli bakteri berkunjung ke Mesir untuk mengikuti anaknya yang bersekola. Sang Ilmuwan mendapat pekerjaan di Mesir.

Suatu hari, ilmuwan itu membaca Hadits yang ada hubungannya dengan kesehatan. Saat membaca hadits Rasul, dia kaget dan tak percaya. 

Dalam Hadits dituliskan sabda Rasulullah SAW, jika ada anjing yang menjilat perkakas rumah maka perkakas itu harus dicuci tujuh kali dan satu kali diantara yang tujuh itu haruslah dicampur dengan tanah.

Membaca hal ini sang ilmuwan keheranan dan bertanya-tanya. Pasalnya jika ada perkakas terkena lidah anjing memang harus dicuci, tapi apa perlu harus dicampur dengan tanah. Memangnya dibasuh dengan air saja tidak cukup?

Dari fakta diketahui, ternyata penemuan Pasteur sebetulnya hanya mengulang penemuan lama. Di mana Nabi Muhammad SAW lebih mengetahuinya terlebih dahulu, kuman atau bakteri dalam air liur anjing baru bisa bersih setelah dibasuh enam kali dan satu kali dengan mempergunakan debu.

Lalu, siapakah yang memberikan hakekat ilmiah ini kepada Nabi Muhammad SAW?

Tak lain dan tak bukan sudah tentu jawabannya adalah Allah SWT. Allah memberi petunjuk tersebut kepada Nabi Muhammad SAW dan juga segala hal yang berguna atau bermanfaat bagi umat-Nya.

Dari kenyataan itu akhirnya sang ilmuwan memutuskan masuk ke Islam dan menjadi mualaf bersama dengan putrinya di Kairo.

Penasaran dengan kisah ini? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism) 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

2 dari 5 halaman

Penjelasan Ilmiah Kenapa Terkena Liur Anjing Dibasuh Tanah

Dream - Anjing merupakan peliharaan yang lucu, setia dan mudah dilatih, lalu apa alasan ilmiah kenapa terkena liur anjing harus dibasuh dengan tanah? Apa sebenarnya hubungan antara tanah dan liur anjing?

Mengapa harus menggunakan tanah? Bukankah tanah juga mengandung bakteri dan kuman?Nah, berdasarkan ilmu kedokteran modern, diketahui bahwa tanah mengandung dua unsur yang bernama tetracycle dan tetarolite yang biasanya...Selengkapnya klik di sini.

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini! 

3 dari 5 halaman

Acara Menyentuh Anjing di Malaysia Menuai Kontroversi

Dream - Pemerintah Malaysia sedang menyelidiki kasus undangan kepada warga Malaysia untuk menyentuh dan mengelus-elus anjing, menyusul protes dari ulama di negara dengan penduduk mayoritas muslim tersebut. 

Menurut para ulama Malaysia, undangan itu sebagai cara melegalkan hukum yang secara nyata telah dinyatakan dilarang (haram) dalam Islam.

" Acara itu berpontensi menimbulkan kebingungan dalam publik, khususnya warga muslim Malaysia. Karena aksi tersebut jelas-jelas bertentangan dengan mazhab, norma dan kebiasaan di Malaysia," kata Othman Mustapha, Direktur Jenderal Islamic Development Department Malaysia (Jakim), dalam sebuah pernyataan yang dikutip Free Malaysia, Rabu 22 Oktober 2014.

Othman mengatakan karena muslim Malaysia menganut Mazhab Syafi'i, Jakim ikut berkepentingan memastikan muslim Malaysia tidak melanggar nilai-nilai mazhab tersebut.

Ditambahkan Othman, Mazhab Syafi'i melarang muslim menyentuh anjing secara sengaja karena dianggap mendatangi najis dan itu dilarang dalam Islam.

Acara kontroversial berjudul " Aku Ingin Menyentuh Anjing" itu berhasil menjaring 800 pengunjung yang sebagian besar adalah muslim. 

Menurut penyelenggara, acara yang dihadiri wanita dan anak-anak itu digelar agar muslim Malaysia tidak takut menyentuh anjing.

Ulama mengatakan meski menyentuh anjing dibolehkan dalam batasan tertentu, tapi mereka mempertanyakan motif dan tujuan pihak penyelenggara.

Pihak penyelenggara yang diwakili Syed Azmi Alhabshi mengatakan tujuan dari acara ini adalah untuk membantu mengatasi ketakutan masyarakat terhadap anjing dan mempromosikan kasih sayang terhadap binatang.

Pro dan Kontra

Melalui media sosial, banyak warga Malaysia yang menganggap acara ini positif.

Namun, kritik pedas dilontarkan Ustaz Mohd Kazim Elias yang mengatakan acara tersebut bertentangan dengan hukum Islam. Dalam laman Facebook-nya, Mohd Kazim mengatakan acara tersebut merupakan cara halus kaum liberal dalam menjadikan Islam lebih bebas dan plural.

" Bagaimana pun juga, muslim dilarang menyentuh anjing. Apa untungnya menyuruh umat Islam menyentuh anjing dalam acara tersebut? Anjing sama dengan babi," tulisnya dalam Facebook.

" Pertama kampanye soal pesta bir, sekarang anjing. Kami khawatir selanjutnya acara apa," tulisnya lagi.

Namun di sisi lain, Sisters in Islam, sebuah NGO di Malaysia, justru mendukung acara itu sebagai cara agar masyarakat memiliki rasa sayang terhadap ciptaan Tuhan.

" Sikap curiga dan benci sebagai bentuk ketakutan akan sesuatu yang belum diketahui dan dalam kasus ini adalah anjing. Sudah sering kita menyaksikan anjing disiksa dan diperlakukan dengan cara yang sangat kejam."

Dalam Islam, muslim dilarang memelihara anjing sebagai perhiasan kecuali untuk tujuan menjaga rumah atau teman berburu.

Dari Al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah mengatakan, " Barang siapa memelihara selain untuk berburu dan menjaga ladang atau ternak, maka berkuranglah pahalanya setiap hari satu qirath."

Namun, ulama Maroko Sheikh Abdul-Bari Az-Zamzami mengatakan makhluk seperti anjing tidak najis. Karena itu menyentuh anjing tidak membatalkan wudhu.

4 dari 5 halaman

Usai Digigit Anjing, Bocah Ini Jadi Milyader

ada tahun 2010 silam. Ini karena keteledoran sang pemilik anjing karena membiarkan peliharaannya yang belum jinak keluar rumah.

Erin yang kala itu tengah asyik bermain bola basket mengaku sangat terkejut saat anjing pitbull mendekati dirinya dan langsung menyerang tangan kirinya. Kejadian mengerikan itu terjadi di Lithinia, Dekalb, Georgina, Amerika Serikat. Erin menjerit bahkan berteriak kesakitan. Sayangnya, polisi datang saat anjing pitbull puas menggerogoti tangan kiri Erin. Polisi berhasil menjinakkan satu anjing pitbull sementara satunya lagi lolos dari kejaran polisi.

Usai Digigit Anjing, Bocah Ini Jadi Milyader© dream.co.id

Luka yang diderita Erin cukup serius, tim medis salah satu rumah sakit setempat mengaku upaya amputasi pada tangan kiri Erin menjadi keputusan terbaik. Banyaknya gigitan pada tubuh Erin tidak separah dengan yang terjadi pada tangan kirinya. Erin harus berbesar hati dengan peristiwa yang menimpanya.

Pengobatan Erin menelan dana yang cukup fantastis yakni 1 juta dollar atau setara Rp 12 milyar. Sang pemilik anjing harus bertanggung jawab dan menanggung seluruh pengobatan Erin.

Usai Digigit Anjing, Bocah Ini Jadi Milyader© dream.co.id

Pengadilan setempat juga telah memutuskan bahwa Twyann Vaughn sebagai pemilik anjing harus mendekam dalam penjara selama 16 bulan dengan tuduhan ceroboh dan membahayakan orang lain dalam kepemilikan hewan peliharaan. Selain itu ia juga harus memberikan sejumlah uang sebagai ganti rugi pada Erin sebesar Rp 700 Milyar.

Usai kejadian mengerikan itu Erin harus melewati hari-harinya dengan kesedihan karena telah kehilangan tangan kirinya. Meski begitu uang ganti rugi yang diberikan sang pemilik anjing menjadi penghibur untuk mengalihkan kesedihannya.

Sumber:Dailymail.co.uk

5 dari 5 halaman

Kisah Haru Masha, Anjing Setia dari Rusia

Dream - Anda mungkin sudah tahu kisah haru Hachiko. Anjing di Jepang yang setia menunggu majikannya, Profesor Hidesaburo Ueno, di stasiun kereta. Anjing itu tetap setia di Stasiun Shibuya, Tokyo, meski sang profesor tak kunjung datang karena telah meninggal.

Kisah itu kembali terulang. Kali ini di Rusia. Seekor anjing, Masha, tetap menunggu sang majikan di rumah sakit. Padahal majikan yang dia nanti itu telah meninggal hampir dua tahun silam.

“ Dia sedang menunggunya, pemiliknya,” kata seorang perawat di rumah Sakit Novosibirsk, Rusia, dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Minggu 30 November 2014.

Kesetiaan Masha ini memang membuat haru seisi rumah sakit. Saat sang pemilik masih dirawat, Masha adalah satu-satunya yang menjenguk.

Kala malam, Masha pulang ke rumah majikannya. Anjing betina ini menjaga rumah dan barang-barang yang ditinggalkan. Begitu siang, dia pergi ke rumah sakit menemani sang majikan.

Saat ini, para staf rumah sakit tengah bingung mencarikan rumah baru untuk merawat Masha. Para pegawai mengaku iba saat melihat sorot mata Masha yang seolah memancarkan kesedihan.

“ Anda lihat matanya, betapa sedihnya dia. Itu bukan sinar mata saat anjing anjing bahagia. Anda bisa melihat [perasaan] itu pada binatang, sama seperti pada manusia,” tutur Dokter Vladimis Bespalov.

Dia menambahkan, tak ada obat untuk mengurangi penderitaan Masha. Sebelumnya, Masha sudah dirawat di sebuah rumah. Namun dia kembali lagi ke rumah sakit.

“ Kami masih berharap bahwa Masha akan bisa menemukan pemilik baru. Suatu hari, dan kami sangat ingin hari itu segera datang, Masha kami akan mempercayai seseorang,” ujar Bespalov.

Beri Komentar