Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pendiri Youtube, Chad Harley menilai adanya tayangan televisi yang menampilkan video-video dari situsnya merupakan tindakan yang tidak adil. Pasalnya, televisi tradisional dianggap mengambil lahan website. Dia menambahkan televisi seperti takut kehilangan pengaruh sehingga harus mengambil konten-konten dari ranah dunia maya.
Hurley menyatakan dirinya telah menuntut hak cipta terhadap video-video yang dimilikinya, tetapi upaya tersebut belum berhasil. Menurutnya, tindakan televisi itu mengancam para pemilik situs konten video.
" Tentu saja aku pikir ini tidak adil. Saya merasa industri penyiaran takut kehilangan kendali, padahal mereka tidak menciptakan konten itu," tegasnya seperti dikutip dari Arabian Business, Jumat, 24 Oktober 2014.
Hampir 100 jam durasi video diunggah ke Youtube setiap menit. Hal ini memungkinkan banyak konten yang disiarkan televisi.
" Meskipun kami merupakan distributor konten online terbesar dan banyak yang seperti kami, tapi orang mengasosiasikannya dengan kami," ujarnya.
Namun, ketika ditanya mengenai sensor konten online, Hurley tidak berkomentar banyak di tengah konferensi teknologi di Qatar.
" Setiap negara akan menetapkan sendiri hukum yang sesuai dengan budayanya. Jadi agak sulit jika kita berbicara mengenai batasan secara global," jelasnya.
" Kami sangat terbantu dengan pengambilalihan oleh Google yang memiliki kantor di seluruh dunia. Hal ini akan sangat membantu ketika kita mempunyai pekerja yang berasal dari orang lokal," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya