Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: TikTok @najib.spbu
Dream - Banyak orang tidak mengenal kata pensiun. Mereka harus bekerja di masa senja, bahkan tetap memeras keringat dan membanting tulang hingga akhir hayat karena termakan usia.
Demikian pula kakek yang kisahnya diunggah oleh akun TikTok @najib.spbu pada Kamis 10 November 2022. Dengan tubuh yang sudah ringkih, kakek itu masih harus berkeliling mencari rezeki dengan berjualan mainan di kawasan Surabaya.
Dalam video tersebut, kakek yang berjualan mainan itu terlihat kebingungan karena dagangannya belum laku. Tidak ada pelanggan yang membeli mainan hasil buatannya, yang digantung di kayu tersebut.
" Sebagian orang beruntung karena terlahir dari keluarga yang tercukupi, sebagian lagi lebih beruntung karena diberi pundak yang kuat," tulis keterangan dalam video tersebut.
Perekam video, yang bernama Najib, awalnya hanya mengamati kakek tersebut karena tidak ada satu pun orang yang datang dan membeli dagangannya.
Melihat iba, Najib berinisiatif untuk membelikan minuman dan mencoba bertanya dagangan milik kakek tersebut.
Najib yang datang mendekati kakek tersebut mencoba mengobrol tentang mainan apa yang dijual kakek ini. Sang kakek langsung memperagakan cara bermain dengan menggesekan dua buah cangkang dengan sebuah lidi.
" Buatan sendiri ini? Berapaan ini?" tanya Najib.
" Nggih (iya), Rp3 ribu," jawab kakek sambil tersenyum.
Menurut penuturan Najib, mainan tersebut adalah buatan kakek dan istrinya. Kakek tersebut menceritakan bahwa dia berjualan sejak pagi dan kadang pulang pukul sepuluh atau sebelas malam.
" Kalau segini ini habis berapa biasanya pak?" Lanjut tanya Najib.
" Enggak tentu mas, namanya rezeki tidak bisa ditebak. Kadang banyak kadang sedikit, yang penting harus sabar," jawab kakek.
Melihat Najib saat itu bersama anak kecil, Kakek penjual mainan seketika menawarkan mainan gratis untuknya.
" Enggak, saya beli aja. Saya beli 5," ucap Najib.
Setelah mendengar Najib, Kakek tersebut dengan semangat membungkus pesanannya karena memang sejak tadi belum ada yang terjual.
Najib juga memberi sedikit uang untuk membantu Kakek penjual mainan, serta uang untuk membeli mainannya.
Kakek tersebut langsung tersenyum dan terharu karena telah dibantu oleh Najib.
Video perjuangan kakek tersebut menuai perhatian dari warganet. Banyak yang iba dan salut dengan kegigihan kakek untuk berjualan meski fisiknya sudah tak sekuat dulu.
" Mainanku waktu kecil. Semoga laris manis penjualannya, sehat selalu pejuang nafkah keluarga," komentar warganet.
" YaAllah aku harus banyak bersyukur," komentar warganet lainnya.
" Semoga rejeki melimpah bapak dan masnya, Aamiin," doa warganet.
" Mas tolong ajarin bapaknya masukin barang ke marketplace. Pasti laku InsyaAllah ini kreatif banget," saran warganet.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam