Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Presiden Direktur Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group Alvin Sariatmadja Di Sesi B20 Summit KTT G20 Bali
Dream - Presiden Direktur Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group Alvin Sariatmadja mengakui perkembangan teknologi yang cepat tengah mengubah lanskap indutri termasuk di perusahaannya. Kebijakan Presiden Joko Widodo yang berorientasi ke depan diakui berdampak positif dalam skala yang lebih luas.
Pandangan Alvin tersebut disampaikan saat menjadi pembicara di ajang B20 Summit yang merupakan rangkaian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di Bali, Senin, 14 November 2022. Forum dialog antar komunitas bisnis global itu salah satunya dalam diskusi panel bertajuk Harnessing The Power of Innovation For Future Economic Growth.
Menurut Alvin, inovasi teknologi teknologi membuka peluang bagi munculnya bisnis-bisnis baru yang bisa tumbuh cepat dan besar jika menyediakan layanan yang relevan dan memiliki nilai tambah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
" Jadi, ada perombakan besar-besaran di berbagai industri di mana pemain baru muncul berkat inovasi teknologi," kata Alvin.
Alumni Universitas New South Wales, Australia itu turut membagikan tantangan yang dihadapi perusahaan yang terus menerus melakukan upaya digitalisasi dan pemutakhiran teknologi untuk bisnis-bisnis tradisional yang sudah lama berdiri. Kata Alvin, hal tersebut lebih menantang dari menciptakan bisnis baru dari awal dan memulainya langsung dengan platfom yang modern.
" Karena pandemi COVID-19, kami dipaksa untuk mengakselerasi proses itu, dengan melihat kembali proses, rantai pasokan, dan sisi yang dihadapi para pelanggan," tambah dia.
Di balik tantangan perubahan yang cepat itu, Alvin mengaku jika banyak berkah terselubung yang akhirnya terbuka. Ketika di masa lalu dianggap sebagai informasi tak berarti, Emtek yang bergerak di industri jasa menyadari pentingnya data yang selama ini dimiliki perusahaan.
Dengan platform manajemen data yang lebih modern, banyak data dan wawasan yang akhirnya disadari perusahaan untuk lebih memahami pelanggan dan pasar. " Yang pada akhirnya bisa kami gunakan untuk memberikan layanan yang lebih baik dan nilai tambah bagi para pelanggan," ujarnya.
Faktor penting dari perkembangan bisnis saat ini adalah peran pemerintah yang sangat penting terutama dalam membuat kebijakan-kebijakan yang inovatif.
" Sebagai orang Indonesia, saya sangat bangga dan beruntung karena memiliki pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi yang tidak hanya memiliki visi yang luar biasa, tetapi menjalin visi tersebut dengan kepemimpinan dan eksekusi," ucap Alvin.
Kebijakan yang selama ini dibuat pemerintah dinilai bisa memperkuat dan meningkatkan kesejahteraan, penciptaan lapangan kerja, yang pada akhirnya menciptakan efek trickle down atau menetes ke bawah dan efek baik (multiplier effect) yang dirasakan rakyat banyak.
Salah satu contoh yang disorotnya kebijakan terkait nikel. Sekitar enam atau tujuh tahun lalu, nilai ekspor Indonesia kurang dari US$ 1 miliar untuk nikel maupun produk nikel. Dengan adanya kebijakan hilirisasi yang memberikan nilai tambah berupa penciptaan lapangan kerja, ekspor nikel tahun ini mencatat angka lebih dari $20 miliar.
" Ketika hilirisasi komplit secara menyeluruh untuk baterai dan EV (kendaraan listrik), saya pikir angkanya akan mencapai lebih dari U$ 100 miliar," ujar Alvin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan