Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Foto: Mayoraindah.co.id
Dream - Siapa yang tak tahu Biskuit Roma Kelapa. Biskuit dengan rasa gurih dan manis yang khas ini merupakan produk andalan pertama PT. Mayora Indah Tbk.
Menurut laman resmi perusahaan, PT. Mayora Indah Tbk. (Perseroan) didirikan pada tahun 1977 dengan pabrik pertama berlokasi di Tangerang.
Wilayah Tangerang dipilih karena dekat dengan target marketnya, yakni wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kesuksesan Mayora tak lepas dari sosok Jogi Hendra Atmadja, salah satu orang terkaya di Indonesia.
Lahir di Jakarta pada 1946, Jogi dibesarkan di lingkungan keluarga keturunan Tionghoa yang berbisnis biskuit rumahan.
Jogi sebenarnya adalah seorang lulusan kedokteran di Universitas Trisakti, namun lebih tertarik dengan dunia bisnis dan usaha.
Hingga pada akhirnya pada 17 September 1977, Jogi dan kedua rekannya, Raden Soedigdo dan Darmawan Kurnia, memutuskan mendirikan Mayora.

Walaupun pemasaran saat itu hanya berlokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, mereka bisa masuk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) Company karena kerja keras dan pertumbuhan yang sangat cepat.
Belum puas atas pencapaian penjualan Biskuit Roma Kelapa, Jogi terus membuat inovasi baru dengan menciptakan banyak produk-produk Mayora lainnya. Salah satu inovasi yang sama suksesnya adalah Kopiko, produk permen dengan cita rasa kopi.
Setelah mampu memenuhi pasar Indonesia, perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana dan menjadi perusahaan publik pada tahun 1990 dengan target market konsumen Asean.
Kemudian melebarkan pangsa pasarnya ke negara-negara di Asia. Saat ini produk Mayora telah tersebar di lima benua di dunia.
Keberhasilan produknya tidak pernah lepas dari kehebatan promosi Mayora. Promosi terus dilakukan secara jor-joran, hingga bisa menembus pasar internasional.
Seperti Kopiko yang berhasil muncul dalam beberapa adegan di drama Korea Vincenzo yang dimainkan oleh Song Jongki.
Selain itu Kopiko juga sempat muncul di drama Korea berjudul Mine yang dimainkan oleh Lee Na-Jeong.
Kini Jogi pun tercatat memiliki kekayaan hingga US$4,1 miliar atau sekitar Rp63 triliun, menurut Forbes.

Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian