Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Foto: Foxbusiness.com
Dream - Pesan elektronok (Email) pertama Elon Musk sebagai pemilik baru Twitter kepada karyawannya menjadi sorotan publik. Isi pesan dari Musk yang membeli raksasa media sosial tersebut senilai US$44 juta benar-benar mengejutkan para pegawainya.
Musk menuliskan pesan berisi pengumuman bahwa kebijakan bekerja dari rumah yang selama ini dijalankan perusahaan sudah diakhiti untuk selamanya.
Melansir laman CNBC, Musk ingin karyawan berada di kantor Twitter setidaknya 40 jam seminggu, dan berencana untuk secara pribadi menyetujui pengaturan alternatif apa pun.
" Mulai besok (Kamis), setiap orang wajib berada di kantor minimal 40 jam per minggu. Jelas, jika Anda secara fisik tidak dapat melakukan perjalanan ke kantor atau memiliki kewajiban pribadi yang penting, maka ketidakhadiran Anda dapat dimengerti," tulis Musk dalam email tersebut.
Dia juga memperingatkan karyawan bahwa perusahaan mungkin tidak dapat bertahan dari penurunan ekonomi tanpa pendapatan langganan yang signifikan.
" Itulah mengapa prioritas selama sepuluh hari terakhir adalah mengembangkan dan meluncurkan langganan Terverifikasi Twitter Blue. Tanpa pendapatan berlangganan yang signifikan, ada kemungkinan besar Twitter tidak dapat bertahan dari penurunan ekonomi yang akan datang," jelas Musk.
Musk ingin mengalihkan bisnis Twitter sehingga menghasilkan setidaknya setengah dari pendapatannya dari langganan, dan dapat menjadi kurang bergantung pada iklan.
Namun sang miliarder juga mengatakan, bahwa dia masih mengantisipasi Twitter akan menghasilkan pendapatan yang signifikan dari pengiklan.
Kebijakan kembali ke kantor Musk untuk Twitter mencerminkan kebijakan yang ia terapkan di pembuat kendaraan listriknya, Tesla, awal tahun ini.
Pada 31 Mei, dia memberi tahu Tesla karyawan bahwa mereka harus kembali ke kantor setidaknya 40 jam seminggu atau mengundurkan diri.
Beberapa karyawan Tesla yang tidak dapat segera kembali ke kantor diberitahu bahwa mereka akan dapat melanjutkan pekerjaan selama beberapa minggu lagi, lalu mereka akan dipecat, ketika mereka tidak segera setuju untuk kembali WFO.
Hal tersebut tentu kontras berbeda dengan budaya tempat kerja di Twitter.
CEO Twitter sebelum Musk, Jack Dorsey mengatakan kepada karyawan pada Mei 2020 bahwa mereka dapat bekerja dari rumah selamanya.
Saat itu, Twitter menjadi salah satu perusahaan pertama yang menerapkan kebijakan kerja jarak jauh selama pandemi Covid-19.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan