Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram @saffnco
Dream - Brand-brand lokal semakin banyak bermunculan, mulai dari fashion, produk kosmetik, skincare hingga wewangian. Banyaknya brand lokal yang mulai berani bersaing dengan pasar global tentu sangat membanggakan, apalagi kualitasnya tak kalah dengan merek luar negeri yang sudah ternama.
Tentu saja, kemunculan berbagai brand lokal itu membuat persaingan di pasar semakin ketat, terutama produk parfum lokal. Masing-masing brand memberikan produk yang inovatif dan berkualitas. Tentu saja brand-brand lokal dipaksa lebih kreatif dalam memasarkan produknya.
Santi Tan, Co-Founder brand parfum SAFF & Co mengatakan, setiap brand memiliki nilai jualnya masing-masing. Setiap bisnis, kata dia, wajar selalu ada persaingan, hanya bagaimana sebuah brand dapat tetap konsisten dengan goals dan value di situlah tantangannya.
" We believe in our brand and our core values, setiap brand dan brand owner memiliki value spesifik masing-masing, arah dan goal akhir juga berbeda," tuturnya, dalam siaran pers yang diterima Dream, Selasa 4 Oktober 2022.
Bagi Santi, selain menghadirkan produk yang memiliki ciri khas tersendiri, pelayanan kepada customer tak boleh dikesampingkan. Sebab, memiliki customer yang loyal menjadi salah satu kunci sebuah brand itu menjadi besar.
" Walaupun brand kompetitor banyak, kami selalu berfokus kepada loyal customer base kami dan selalu berusaha untuk menyediakan segalanya yang terbaik untuk mereka dan bagaimana caranya kami bisa melayani customer kami dengan lebih baik lagi, dan lebih baik lagi," jelas Santi.
Keunikan pada parfum SAFF & Co sendiri terdapat pada bau yang khas, ketahanan dan packaging yang travel friendly sehingga mudah dibawa kemana-mana. Pemilihan warna packaging hitam, membuat parfum SAFF & Co terlihat elegan dan mewah.
" Semua line parfum merupakan Extrait de Parfum yang di mana adalah parfum dengan tingkat konsentrasi tertinggi di pasaran, konsep produk kami adalah parfum travel friendly yang mudah dibawa kemana-mana, dengan sangat mengutamakan performance produk terutama dari sisi longevity atau ketahanan," kata Santi Tan.
Ciri khas sebuah merek menjadi brand identity yang memberikan nilai jual dan ketertarikan di mata customer. Dengan kata lain, customer otomatis akan mengenali brand tersebut jika brand identity sudah terbentuk dengan baik.
Di sini, brand identity parfum SAFF & Co sudah terbentuk dari kekhasan bau dan packaging yang compact elegan. Jika dibandingkan dengan produk kecantikan, persaingan brand parfum masih belum terlalu padat karena setiap parfum memiliki ciri khasnya sendiri.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya