6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Helikoputer Sang Jutawan Saat Akan Mendarat. (Foto: Tangkapan Layar Weibo)
Dream - Ada-ada saja cara yang dilakukan seorang jutawan asal China ketika pulang ke rumahnya yang terletak di wilayah pegunungan.
Alih-alih menggunakan mobil mewah, jutawan bernama Lu Junqing itu mendaratkan helikopter di atas atap rumahnya yang sudah disulap jadi helipad.
Video Junqing pulang ke rumah naik helikopter menjadi viral setelah dibagikan di situs media sosial China, Weibo.

Dalam video itu terlihat helikopter yang dinaiki Junqing sedang berusaha mendarat di atap rumahnya di wilayah pegunungan Cangxi County di Provinsi Sichuan.
Menurut penduduk setempat, Junqing memiliki kebiasaan menggunakan helikopternya setiap kali dia pulang ke rumahnya.
Kebiasaan Junqing pulang ke rumah menggunakan helikopter itu mendapat cibiran netizen.
Beberapa netizen mengatakan, helipad di atas rumah pribadi Junqing itu diduga tidak memiliki izin. Namun netizen yang lain mengatakan bahwa bagi jutawan seperti Junqing apa pun bisa dibuat resmi.
" Jika kalian punya banyak uang, apa pun bisa menjadi resmi," kata netizen tersebut.
Menurut Shanghaiist, taipan sekaligus dermawan itu sebelumnya telah dikaitkan dengan skandal proyek kemanusiaan China-Afrika pada tahun 2011.
Dalam skandal tersebut, organisasi kemanusiaan yang dibentuk Junqing diduga melakukan penyimpangan dan tidak transparans dalam menjalankan aktivitasnya.
(ism, Sumber: NetxtShark.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
