Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Zayn YR
Dream - Gaji besar rupanya bukan menjadi jaminan bagi sebagian orang untuk hidup bahagia. Buktinya, ada beberapa orang memilih berhenti kerja dari kantor dan memilih menjalani hidup yang menurut mereka lebih membahagiakan ketimbang gaji besar.
Seperti kisah Bang Andi yang diangkat oleh kanal YouTube Zayn YR. Dia dulu memutuskan berhenrti dari tempat kerjanya meski mendapat gaji Rp9 juta perbulan. Bang Andi beralasan ingin punya banyak waktu tinggal bersama keluarga.
Untuk menyambung hidup, Bang Andi jualan cakwe. Tidak disangka, pilihan itu tidak salah. Sebab, omzet jualan cakwe ternyata dua kalin lipat dari gaji yang pernah diterimanya dulu.
Bang Andi mengaku merasa malu sebelum memulai usaha itu. Dia juga sampai gemetar ketika ada pembeli.
" Dulu memang malu. Ada yang beli tiga orang juga gemetar badan saya," ungkap Bang Adi.
Saat awal berjualan, Bang Andi bahkan pernah mendapat komplain. Karena itu, dia sempat berpikir untuk menyerah.
" Banyak yang komplain sambalnya kayak gini lah, kayak gitu lah. Terus saya ngobrol lagi malas ah saya jualan mendingan saya kerja," kenangnya.
Namun, pada akhirnya Bang Adi memutuskan untuk mencoba membuat resepnya sendiri. Dia beberapa kali gagal membuat resep, namun sukses sebulan kemudian.
" Nah kayak gini jualan saja, timbul lah rasa PD, 'oh kayak gini jualan'," lanjutnya.
Berkat resep tersebut, Bang Adi bisa mendapatkan omzet mencapai Rp600 ribu sehari. Dia merasa bersyukur.
" Alhamdulillah, ya kuncinya itu harus kuat malu kalau jualan," ungkapnya.
Sebelum menjadi tukang cakwe, Bang Andi bekerja di kulit kayu manis di Lombok, Makassar, Banjarmasin, dan Surabaya. Dia juga sempat menjadi sopir tronton.
" Dulu saya kerja di Lombok sudah gede sih Alhamdulillah, sudah Rp9,3 juta perbulan," ungkap Bang Adi.
" Tapi mending jualan saja deh. Kalau jualan mah seperak 2 perak kan ketemu tiap hari sama istri gitu kan. Kalau nyopir kan uangnya enggak tentu, habis di jalan," sambungnya.
Setelah meutuskan untuk keluar dari pekerjaannya, sang istri meberi modal untuk Bang Adi berjualan.
" Saya coba bikin gerobak cakwe gitu kan awalnya. Dia kasih gopek lagi, jadi Rp2,5 juta (modal dari istri). Dari Rp500 ribu itu, bersih saya paling kecil cuma Rp300 ribu sehari," ujarnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan