Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tak hanya bertemu Presiden Joko Widodo, kunjungan rombongan Raja Saudi Salmin bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia juga dimanfaatkan untuk liburan
Raja Saudi yang memboyong rombongan berjumlah 1.500 orang termasuk 25 pangeran itu akan berlibur selama tiga hari di Pulau Dewata, Bali.
Mengutip laman Setkab, Rabu, 22 Februari 2017, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) A.M. Fachir mengatakan kedatangan Raja Salman ke Indonesia merupakan kunjungan bersejarah. Terlebih, Raja Saudi akan berlibur selama sepekan pada 4 – 9 Maret di Bali.
“ Tentu saja jangan dilihat bahwa kemudian liburan ke Bali itu sesuatu, (tapi lihat) itu (sebagai) promosi luar biasa itu," kata Fachir.

Menurut Fachir, kunjungan Raja Salman yang turut membawa 10 menteri ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan Raja Saudi terlama diantara negara-negara ASEAN. Ditambah lagi Raja Saudi akan berlibur ke Bali.
Wamenlu menilai, kunjungan Raja Salman dan rombongan ke Bali selama hampir sepekan itu akan jadi promosi tersendiri bagi Indonesia. Diharapkan, kedatangan Rajsa Saudi akan memperbanyak jumlah turis-turis dari negara-negara Timur Tengah (Midle East) yang akan datang ke Indonesia.
Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menambahkan, kunjungan Raja Salman Al Saud itu merupakan tindak lanjut pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Pangeran Muhames bin Salman, saat hadir di sela-sela KTT Negara-Negara Group 20 (G-20), di Hangzhou, RRT, tahun lalu.

Dalam pertemuan itu kedua pihak membicarakan tiga isu utama yaitu kerja sama ekspansi kilang minyak Pertamina dengan Saudi Aramco, kerja sama pariwisata, dan kerja sama di perumahan ongkos terjangkau.
“ Jadi ada beberapa dialog yang akan berjalan untuk menindaklanjuti lebih lagi, lebih mendetail di kerja sama pariwisata dan kerja sama di perumahan dengan ongkos terjangkau,” ujar Lembong.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya