Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Restoran. (Foto: Pixabay)
Dream – Tindakan tegas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI menempel stiker tunggakan pajak di sejumlah restoran di mal mewah di kawasan Senayan City dan Grand Indonesia terbukti efektif. Satu persatu pemilik restoran mulai melunasi tunggahan pajak restoran dan reklame.
Penempelan stiker itu dilakkan Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Tanah Abang/
Kepala UPPRD Tanah Abang, Hawan Aries Bhirawa, mengatakan ada delapan penunggak pajak yang akan ditempel stiker. Rinciannya, dua restoran di Senayan City, Ratu Plaza (1), Grand Indonesia (1). Serta masing-masing satu reklame yang terpasang di Bendungan Hilir, Karet Pasar Baru, dan Kebon Kacang Raya.
“ Alhamdulillah, selang beberapa jam usai ditempel stiker resto Senayan City dan Grand Indonesia langsung membayar tunggakan mereka dan stiker dilepas juga hari ini,” kata Hawan di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 10 November 2018.
Dia mengatakan penempelan stiker ini bertujuan untuk memberikan shock therapy dan penegakan hukum terhadap wajib pajak yang tak patuh bayar pajak. Cara ini memberikan efek langsung kepada beberapa wajib pajak.
“ Semoga wajib pajak yang lainnya bisa seperti itu. Nilai tunggakan pajak yang masih tersisa saat ini totalnya sebesar Rp500 juta,” kata Hawan.
Dia berharap, dengan kegiatan ini, wajib pajak menjadi sadar dan patuh akan semua kewajiban atas pajaknya sehingga target penerimaan pajak daerah DKI Jakarta bisa tercapai bahkan terlampaui.
“ Uang pajak ini sepenuhnya dipergunakan untuk pembangunan Kota Jakarta,” kata Hawan. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya