Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Situs Hijup.com
Dream - Bisnis hijab Indonesia tak hanya bergaung di mal atau pusat perbelanjaan. Para hijaber juga mulai menggauli dunia online untuk memasarkan produk fesyen garapannya.
Bahkan, Hijup.com didaulat sebagai salah satu startups e-commerce asal Indonesia dengan pertumbuhan bisnis paling cepat di Asia.
Lewat tangan Lestari, Hijup hadir dengan mimpi sederhana yaitu membawa produk fesyen Indonesia mendunia.
Hijup sejak awal dirancang untuk berkonsentrasi membangun pangsa pasar dari 202 juta penduduk Islam Indonesia. Strategi memperkuat merek di dalam negeri ini merupakan bagian dari target besar berupa ekspansi bisnis ke luar negeri.
Lestari berupaya untuk membangun hubungan dengan konsumen lewat media sosial. Selain Facebook, salah satu kunci sukses dan unik Hijup adalah kemampuannya membangun kedekatan lewat media Youtube.
" Lestari merupakan master dari pembangunan citra lewat video" ujar Mat Beeche, pendiri situs Shoestring Media seperti dikutip dari lamannya, Senin, 2 Juni 2014.
Beeche menilai Hijup sukses membangun kedekatan dengan publik dengan menyajikan video tutorial hijab yang bisa diakses berbagai orang. Kekuatan media Youtube dalam membangun merek dianggap lebih kuat dibandingkan media sosial lainnya.
Saat ini akun Youtube Hijup telah memliki lebih dari 14 juta penonton. Pencapaian ini menempatkan adalah 12 platform bisnis tersukses di Indonesia.
Tak hanya Indonesia, Hijup kini makin melebarkan sayapnya dengan melakukan ekspansi bisnis ke sejumlah negara tetangga seperti Malaysia. Negeri Jiran ini dianggap memiliki komunitas muslim cukup kuat.
Hijup juga mulai menyasar pasar Australia dan sejumlah negara yang dihuni generasi wanita muda muslim modern dengan pertumbuhan bisnis online yang kuat.
" Lestari telah membangun bisnis dengan caranya sendiri. Disaat tak banyak orang tak mengenai Hijup lewat media teknologi dan fesyen, namun Hijup bisa menjadi bisnis yang menjanjikan di masa depan," ujar Beeche. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya