Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Sempat Naik, Indeks Syariah Tertekan Aksi Jual Pemodal

Reporter : Syahid Latif
Senin, 2 Juni 2014 09:43
Sempat Naik, Indeks Syariah Tertekan Aksi Jual Pemodal
Bursa saham Indonesia sempat dibuka menghijau namun kembal tertekan seiring aksi jual investor. Pelaku pasar juga mulai mengambil posisi jelang pengumuman data terbaru BPS.

Dream - Bursa saham Indonesia mengawali Juni 2014 dengan bergerak di zona hijau. Sayangnya, penguatan ini hanya berlangsung sementara di tengah aksi tunggu data-data ekonomi terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada pra pembukaan perdagangan Senin, 2 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 7,06 poin (0,14%) ke lebel 4.900,97. Sementara pada sesi pembukaan, IHSG kembali menguat 15,77 poin ke level 4.909,68.

Awal yang bagus di hari pertama perdagangan Juni 2014 sayangnya tak diikuti indeks saham syariah.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka melemah ke level 160,87. Meski sempat masuk zona hijau, indeks saham halal ini tak kuasa menahan tekanan aksi jual.

Hal yang sama terjadi pada indeks saham bluechips syariah. Namun Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka melemah sempat dibuka signifikan di awal perdagangan.

Transaksi perdagangan saham syariah di awal pekan ini mencapai Rp 548,84 miliar dari 1,18 miliar efek yang beralih tangan.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan bursa saham nasional pada akhir pekan lalu sempat dilanda aksi jual yang cukup besar dari pemodal asing.

" Rumor yang beredar, aksi jual tersebut terkait rebalancing atas saham-saham yang menjadi anggota dari MSCI Indeks," katanya.

Namun, lanjutnya, aksi jual yang terjadi sudah terlihat semenjak pagi sehingga secara umum, pemodal asing juga sedang melaksanakan 'ritual' untuk melepas posisi menjelang Piala Dunia.

" Koreksi yang terjadi pada hari Jumat kemarin, sebenarnya terlalu dalam. Itu yang membuat kami memperkirakan akan adanya teknikal rebound pada pergerakan pagi dari IHSG," ujar Satrio. (Ism)

Beri Komentar