Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Saham
Dream - Bursa saham Indonesia mengawali Juni 2014 dengan bergerak di zona hijau. Sayangnya, penguatan ini hanya berlangsung sementara di tengah aksi tunggu data-data ekonomi terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Pada pra pembukaan perdagangan Senin, 2 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 7,06 poin (0,14%) ke lebel 4.900,97. Sementara pada sesi pembukaan, IHSG kembali menguat 15,77 poin ke level 4.909,68.
Awal yang bagus di hari pertama perdagangan Juni 2014 sayangnya tak diikuti indeks saham syariah.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka melemah ke level 160,87. Meski sempat masuk zona hijau, indeks saham halal ini tak kuasa menahan tekanan aksi jual.
Hal yang sama terjadi pada indeks saham bluechips syariah. Namun Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka melemah sempat dibuka signifikan di awal perdagangan.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal pekan ini mencapai Rp 548,84 miliar dari 1,18 miliar efek yang beralih tangan.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan bursa saham nasional pada akhir pekan lalu sempat dilanda aksi jual yang cukup besar dari pemodal asing.
" Rumor yang beredar, aksi jual tersebut terkait rebalancing atas saham-saham yang menjadi anggota dari MSCI Indeks," katanya.
Namun, lanjutnya, aksi jual yang terjadi sudah terlihat semenjak pagi sehingga secara umum, pemodal asing juga sedang melaksanakan 'ritual' untuk melepas posisi menjelang Piala Dunia.
" Koreksi yang terjadi pada hari Jumat kemarin, sebenarnya terlalu dalam. Itu yang membuat kami memperkirakan akan adanya teknikal rebound pada pergerakan pagi dari IHSG," ujar Satrio. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya