Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), Akan Mempercepat Pembuatan Kanal Lebar Untuk Transportasi Kontainer. (Foto: Akun Instagram, @ridwankamil)
Dream – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), berniat mengurangi kemacetan di jalur tol Bekasi—Jakarta. Uniknya, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini akan membuat kanal lebar untuk transportasi truk-truk kontainer.
“ Kemacetan di jalur tol Bekasi-Jakarta akan drastis dikurangi dengan inovasi Kanal Cikarang (Inland Waterway Cikarang Bekasi Laut),” tulis RK di akun Instagramnya, @ridwankamil, dikutip Dream, Jumat 28 Januari 2018.
Kang Emil menyebut, inovasi ini adalah membuat sebuah kanal yang lebar dari laut masuk ke daratan. Sehingga kontainer-kontainer yang selama ini diangkut melalui jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok bisa dikirim melalui jalur air kanal tersebut.
Dengan inovasi ini, Kang Emil menyebut ada empat ribu truk kontainer yang akan hilang. Sehingga bisa mengurangi kemcetan. “ Ini akan menghilangkan aktivitas 4000 truk kontainer tiap hari yang masuk tol. Semoga inovasi ini menjadi solusi untuk semua pihak,” tulis dia.
Kang Emil juga mengatakan, inovasi itu juga sedang dikaji apakah Kanal Cikarang juga bisa dijadikan sebagai jalur angkutan penumpang manusia menuju Jakarta. “ Ini gagasan sudah lama dari pemerintah pusat yang mau saya kebut pelaksanannya,” tulis RK di kolom komentar.
Karena berpotensi menghilangkan 4 ribu truk yang masuk tol, warganet bertanya-tanya dengan rencana RK.
“ Nasib supir kontainer, Pak? Mohon pencerahannya,” tulis @ceppiyudiansyah.
“ Wah, Alhamdulillah. Didukung untuk Jabar Juara. Terus nanti supir kontainernya demo, kang. Bagaimana? Lagi nanti tidak berpihak sama mereka. Terus pungli juga protes, pemasukan berkurang,” tulis @m.p.sidik dalam bahasa Sunda.
RK menilai inovasi ini tetap tidak akan merugikan supir truk. Keberadaan supir truk tetap diperlukan. Hal ini dilontarkan ketika warganet bernama @ceppiyudiansyah mempertanyakan nasib supir truk kontainer.
“ Tetap butuh atuh. Bedanya dulu ngangkut jauh dan macet. Sekarang ngangkut kontainer dengan jarak dekat ke kanal air,” tulis dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya