Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Agen Travel Melayani Para Pemesan (merdeka.com/muhammad Lutfhi Rahman)
Dream - Dalam beberapa bulan terakhir, kurs rupiah sempat melemah sekitar Rp 15 ribu. Hal ini memberikan dampak terhadap hampir semua industri, termasuk industri travel umrah dan haji.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia Muharram Ahmad di Jakarta, Jumat, 13 November 2015.
" Dalam 2 bulan ini bayangkan kerugian kami hanya untuk pembelian tiket. Ini kita sebut kalah kurs karena harga umrah ibasisnya dalam dolar tapi ambil dari masyarakat dalam bentuk rupiah," ujar Muharram, disela pameran International Islamic Expo 2015, belum lama ini.
Muharram mengakui sampai kini perusahaan travel masih belum mampu mengatur masalah selisih nilai tukar ini. Jika ingin menaikkan harga paket, mereka akan kalah saing dengan perusahaan travel yang tidak mengerti dengan masalah nilai tukar tersebut.
Apalagi persaingan semakin ketat karena menurunnya jumlah jamaah umrah akibat kenaikan nilai tukar dolar ini.
" Masih banyak perusahaan travel yang tidak mengerti dengan perhitungan kurs ini. Mereka memasang harga paket, yang menurut saya tidak masuk akal. Padahal, perusahaan ini nantinya bakal gulung tikar karena gagal bayar," ujarnya.
Untuk itu, lanjut Muharram, pihaknya meminta agar bank bisa memberikan solusi terhadap masalah tersebut.
" Kita harapkan dengan adanya kerjasama dengan bank syariah maka akan lebih aman," harapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya