Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (shutterstock)
Dream - Mendapat gaji pertama pasti menjadi momen penting bagi setiap karyawan. Penantian selama sebulan memulai kerja akhirnya terbayar saat gaji pertama turun.
Tidak hanya bagi sang pekerja, orangtua mereka juga pasti turut senang melihat anaknya dapat menghasilkan uang sendiri.
Memberikan gaji pertama ke orangtua bahkan menjadi cita-cita sebagian orang. Tidak dilihat dari seberapa banyak yang kita berikan, namun niatnya itu yang sangat penting.
Seperti seorang wanita asal Malaysia yang menceritakan pengalamannya saat menerima gaji pertama. Dia semula sangat berbunga-bunga saat menerima gaji perdana.
Namun, tidak sesuai bayangannya. Saat menerima gaji pertama itu wanita bernama Fahada itu justru menangis sesegukan. Sebab, uang gajia pertama yang dikirim ke sang ibunda justru nyasar ke orang lain.
“ Hari ini saya dapat gaji pertama. Jumlahnya tidak banyak karena saya baru bekerja beberapa hari. Saya ingin mengirim uang tersebut ke ibu saya, tapi singkat cerita, saya malah salah kirim ke orang lain,” ujar Fahada, dilansir World Of Buzz.
Fahada mengaku baru menyadari kesalahannya usai mengirimkan bukti transfer uang ke ibunya. Namun sang ibu mengaku tak menerima uang sepeserpun seperti yang dikatakan Fahada.
Menurut Fahada, semula sang ibu meminta tolong kepadanya untuk mengirim uang kepada seseorang. Namun yang terjadi, Fahada keliru.
Tanpa mengecek ulang, Fahada malah mengirim gaji pertamanya kepada orang tersebut. Ibunya kemudian mengirim kontak nomor orang tersebut kepada Fahada.
“ Ibu saya mengirimkan nomor orang tersebut kepada saya. Saya menghubungi dan WhatsApp dia, tapi dia malah meminta saya untuk menganggapnya sebagai donasi,” kata Fahada.
“ Saya bukannya tidak mau berdonasi, tapi itu gaji pertama saya yang sedikit mau saya berikan kepada ibu saya,” imbuhnya.
Fahada kemudian mengatakan bahwa mungkin hal itu terjadi untuk menguji dirinya. Kolom komentar ramai dengan warganet yang turut sedih mendengar cerita Fada.
“ InsyaAllah ada rezeki lain nanti. Menangislah sepuasnya sekarang. Nanti saat emosi sudah membaik, redalah sereda redanya🤍”
“ masyaAllah... InsyaAllah.. Allah akan berikan yang lebih baik”
“ Semoga Allah permudahkan segala urusan sis🥺”
Pada video Fada yang terbaru, ia menjelaskan bahwa pemilik akun tersebut akhirnya mengembalikan gaji pertama Fada walau dengan sedikit ‘drama’.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya