4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi Mudik
Dream - Ketika mudik, kita pasti menempuh jarak yang sangat jauh. Juga memakan waktu yang lama, bisa lebih dari satu jam bahkan sampai beberapa hari.
BACA JUGA: Niat Dan Tata Cara Sholat Dalam Kendaraan
Saat hendak berangkat, ada kesunahan yang sebaiknya dijalankan. Sunah tersebut yaitu menjalankan dua rakaat sholat Safar, seperti yang selalu diamalkan Rasulullah Muhammad SAW setiap kali akan berangkat pergi jauh.
Dikutip dari Harakah Islamiyah, kesunahan sholat Safar tercantum dalam riwayat Al Hakim bersumber dari Anas bin Malik RA.
" Nabi SAW tidak tinggal di suatu tempat kecuali beliau meninggalkan tempat tersebut dengan sholat dua rakaat."
Sholat sunah Safar dilaksanakan secara munfarid (sendiri-sendiri), bukan jemaah. Sholat ini diawali dengan niat.

Usholli sunnatas safari rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya:
" Saya niat sholat sunah Safar dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Kemudian, rakaat pertama membaca Surat Al Fatihah dan disunahkan membaca Surat Al Kafirun. Di rakaat kedua, surat Al Fatihah dibaca lagi lalu dilanjutkan dengan Surat Al Ikhlas.
Setelah sholat, dianjurkan membaca ayat kursi dan Surat Quraisy. Setelah itu membaca doa Safar.

Allahumma inna nas-aluka hazal birri wat taqwa wa minal 'amali ma tardha. Allahumma hawwin 'alaina safarona haza wathwi 'anna bu'dahu. Allahumma antas shohibu fis safari wal kholifatu fil ahli. Allahumma inni a'uzubika min wa'zais safari wa kabatil mandzar wa su-il munqolabi fil mali wal ahli.
Artinya,
“ Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga."
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
