Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Meskipun Terdengar `menarique`, Mendapatkan Uang Dari YouTube Ternyata Tidaklah Mudah. (Foto: Pixabay)
Dream – Kita semua telah mendengar tentang kisah seseorang yang sukses menjadi seorang Youtuber. Lewat konten video yang dimuat ke Youtube, uang akan mengalir ke kocek para youtuber ini.
Uang itu biasanya diperoleh dari iklan-iklan yang mengalir di video konten buatan mereka. Namun, menjadi Youtuber tak semudah itu. Apalagi di tengah kompetisi yang semakin ketat seperti saat ini.
Dikutip dari Reader’s Diggest, Kamis 7 Februari 2019, ada 300 konten yang diunggah setiap menit. Banyaknya konten ini membuat kompetisi semakin sengit. Ada orang-orang yang mendapatkan penghasilan dari Youtube dengan jumlah yang bertahan hingga pensiun.
Ada juga yang menghasilkan uang yang hanya cukup untuk membayar uang kontrakan.
Kita tahu seorang video blogger (vlogger) mendapatkan uang dari iklan. Seorang vlogger akan mendapatkan uang jika ada subcriber yang menonton iklan itu sampai tamat atau membuka tautan kliknya. Bicara tentang pendapatan iklan, Google memilih tutup mulut.
Akan tetapi, menurut perkiraan, uang yang akan dihasilkan oleh seorang video blogger mencapai 7 sen dolar AS—US$5 (Rp974—Rp69.624) per 1.000 tampilan.
Hal yang hebat dari Youtube adalah, kalau kamu melakukannya dengan benar, video populer akan membuat uang mengalir kantongmu terus-menerus. Selama video masih relevan dan terus mendapatkan klik, pemilik akun akan terus melihat ini sebagai penghasilan berbulan-bulan atau bertahun-tahun ke depan.
Memotret dan mengedit video memerlukan waktu, tapi membuat konten Youtube menjadi cara mudah untuk menghasilkan uang mudah dalam waktu satu jam atau kurang.
Mendapatkan uang dari Youtube seperti menarik. Tapi, kenyataannya tak semudah itu, Ferguso.
Tak sesederhana itu mendapatkan uang dari Youtube. Platform ini memiliki beberapa aturan yang menjaga saluran Youtube terjaga dari mengumpulkan uang dari 1-2 video. Platform ini takkan membayar vlogger kecuali memiliki 1.000 pelanggan dan video itu sudah ditonton selama 4 ribu jam dalam setahun terakhir.
Plus, Google hanya membayar Youtuber ketika penghasilan sudah mencapai US$100 (Rp1,39 juta). Walaupun seorang vlogger telah menghasilkan uang US$90 (Rp1,25 juta), dia tak bisa “ melihat” uang yang didapatkan dari konten.
Setelah melihat ini, pendapatan dari iklan rasanya tidak menjadi menarik. Jangan khawatir. Platform ini juga membuka peluang vlogger mendapatkan uang. Mereka bisa mendapatkan uang dengan bermitra dengan perusahaan dan menyediakan link ke produk yang dibicarakan.
Setiap kali seseorang mengklik tautan itu dan membeli produk, YouTuber mendapat persentase keuntungan — biasanya sekitar 5 hingga 20 persen. Beberapa merek bahkan akan membayar pembuat video secara langsung untuk membuat video tentang produk mereka, dan kesepakatan itu dapat bernilai puluhan ribu dolar AS.
Misalnya di Amerika Serikat, untuk penggemar setia, beberapa YouTuber juga menggunakan Patreon, yang pada dasarnya memungkinkan pemirsa membayar vloggers favorit mereka dengan imbalan transaksi eksklusif, seperti akses awal ke video. Yang lain menjual barang dagangan seperti T-shirt dan mug, yang tentu saja dapat menghasilkan sedikit uang ekstra. Lihatlah pekerjaan-pekerjaan tidak biasa lainnya yang dapat menghasilkan banyak uang.
Pertanyaan terakhir, berapa uang yang didapatkan seoarang Youtuber? Cukup banyak jika dia sudah menyandang sebagai status superstar. Contohnya, beauty vlogger, Jeffree Star yang punya 12,7 juta pelanggan dan Jaclyn Hill dengan 5,8 juta pelanggan. Kedua orang ini mengantongi pendapatan masing-masing sebesar US$5 juta (Rp69,62 miliar) dan US$1,5 juta (Rp20,89 miliar).
Ada juga seorang komentator video game, Felix Kjellberg atau PewDiePie yang punya 84 juta pelanggan. Pria ini mengantongi pendapatan mencapai US$12 juta (Rp167,09 miliar).
Sayangnya, banyak orang berharap bisa menghasilkan uang sebanyak itu untuk menjadi “ superstar” di Youtube. Pemilik akun dengan posisi ranking 300 teratas masih bisa mendapatkan penghasilan US$16.800 (Rp233,97 juta) per tahun.
Ini memang bukan perubahan yang kecil, tapi tak cukup untuk keluar dari pekerjaan harian dan meningkatkan kesejahteraan hidup dari penghasilan YouTube. Kalau mau mencari sedikit uang dari YouTube, cobalah membuat video, misalnya, 50 cara aneh untuk menghasilkan US$50 (Rp696.241).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya