Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Boneka Arwah Yang Dijual Di Thailand (Foto: Shuttestock)
Dream - Boneka arwah, atau yang dikenal sebagai spirit doll sedang menjadi perbincangan publik setelah beberapa selebriti Tanah Air memilikinya. Bahkan boneka arwah itu benar-benar dirawat layaknya bayi sendiri.
Spirit doll adalah boneka yang menyerupai bayi atau anak-anak. Ia diperlakukan layaknya bayi, diberi makan, berpakaian dan digendong. Boneka-boneka itu disebut juga luk thep atau secara harfiah diterjemahkan sebagai anak malaikat.
Sejak kemunculannya, boneka buatan pabrik ini telah menyita perhatian karena beragam asumsi yang berkembang. Sebab, seperti yang berkembang di beberapa negara, ada pula yang menyebut boneka arwah ini diisi oleh roh orang yang sudah meninggal. Ada pula yang menyebutnya pembawa keberuntungan.
Pemilik spirit doll akan mengistimewakan dan memperlakukan boneka tersebut layaknya seperti bayi sungguhan.
Saking istimewanya, maskapai penerbangan Thai Smile Airways sempat mengumumkan bahwa penumpang dapat membeli tiket untuk boneka yang akan mendapatkan kursi, makanan ringan, dan minuman mereka sendiri.
Penumpang dapat membeli kursi kedua dengan nama mereka dan menempatkan luk theps mereka di sana, tambahnya.
Perlakuan istimewa pada spirit doll ini sempat mendapat reaksi dan peringatan dari otoritas Thailand. Para pejabat sejak itu turun tangan.
" Berdasarkan aturan penerbangan internasional, penumpang adalah manusia. Jadi maskapai penerbangan tidak diperbolehkan menjual tiket boneka," kata juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Thailand seperti dilaporkan The Bangkok Post, dikutip dari BBC, 28 Januari 2016.
Tren spirit doll di Thailand membuat salah satu restoran di Bangkok mengambil kesempatan. Restoran Neta Grill sempat menawarkan menu untuk luk theps dengan harga anak-anak.
Beberapa pemilik mengatakan kepada BBC bahwa boneka itu lebih dari sekadar jimat, mereka memperlakukan mereka seperti anak-anak mereka sendiri.
Pemilik yang menyayanginya juga suka memasangkan aksesori dan perhiasan mahal untuk boneka mereka.
Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha memperingatkan warga Thailand untuk tidak terbawa oleh tren dan tidak membeli boneka jika mereka tidak mampu membelinya.
Polisi juga menyatakan keprihatinan bahwa penjual boneka telah menghindari pajak impor, dan boneka itu dapat digunakan untuk menyelundupkan narkoba jika diizinkan di pesawat.
Bahkan, polisi di Chiang Mai mencegat sebuah boneka yang berisi 200 tablet obat rekreasional populer yang disebut yaba.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam