Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hemant Padalkar Dan Petugas Kereta Api (Foto: India Times)
Dream - Ketika seseorang kehilangan dompet, ponsel, atau tasnya, terutama jika hilang di tempat umum, kecil harapan barang itu akan dikembalikan kepada pemiliknya.
Itulah sebabnya banyak orang yang tidak melaporkan kehilangan barang di tempat umum. Namun, kasus ini mungkin mengajari Anda untuk tetap berharap meski membutuhkan waktu lama.
Polisi Kereta Api Pemerintah baru-baru ini menghubungi seorang pria bahwa mereka telah menemukan dompetnya yang hilang... 14 tahun yang lalu. Dompetnya hilang saat pria itu bepergian dengan kereta.
Hemant Padalkar, 42 tahun, ketika dia kehilangan dompetnya, dompet itu dilaporkan berisi Rs 900 (sekitar Rp177 ribu), termasuk uang kertas Rs 500 (Rp98 ribu), di CSMT-Panvel lokal pada tahun 2006.
Beberapa waktu yang lalu, dia menerima telepon yang mengatakan bahwa dompet tersebut telah ditemukan. Menurut Padalkar, dompetnya hilang di dekat Vashi.

“ Ketika saya menyadari bahwa dompet saya telah dicuri, saya turun dan mengajukan keluhan ke Vashi GRP,” katanya kepada Mumbai Mirror.
Namun karena lockdown, dia hanya bisa mengunjungi GRP minggu lalu.
Ketika dia sampai di kantor, seorang petugas yang sedang jaga mengatakan kepadanya bahwa GRP telah menemukan dompetnya, tetapi mereka tidak dapat mengembalikan uang Rs 500 kepadanya, karena itu bukan lagi alat pembayaran yang sah.
(Sah, Sumber: Indiatimes)
Dream - Jika Anda kehilangan dompet selama 14 tahun, pasti sudah tak mengharapkannya untuk kembali.
Namun seorang pria asal Kroasia sangat terkejut saat dompetnya yang hilang 14 tahun yang lalu telah kembali secara tiba-tiba.
Keterkejutan Ivica Jerkovic, nama pria itu, tidak sampai di situ saja. Jerkovic menemukan uang di dalamnya bertambah banyak dari saat dompet tersebut hilang.
Jerkovic memperkirakan uang dalam dompetnya berjumlah 720 pound sterling (Rp 14 juta) saat hilang 14 tahun yang lalu. Pria asal desa Donja Moticina di Osijek-Baranja County ini tidak ingat dompet itu hilang saat menghadiri sebuah pesta atau ketika mengantarkan teman yang sakit ke rumah sakit.
Namun dompetnya yang hilang itu telah berisi lebih dari 1.000 poundsterling saat kembali melalui kiriman pos.
" Saat melihat dompet itu kembali, saya pikir teman lagi bercanda. Jadi saya periksa lagi apakah uangnya itu asli," kata Jerkovic dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Selasa 14 April 2015.
Jerkovic pun berpikiran positif terhadap orang yang mengambil dompetnya.
" Mungkin waktu mengambil dompet saya dia tengah kesulitan uang. Dan kemudian menabung untuk menggantinya dan mengirimkan kembali kepada saya."
" Tapi saya juga heran, kenapa dia menyimpan dompet bertahun-tahun."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya