Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Malaysia memang masih menggenggam gelar sebagai pusat keuangan syariah di Asia dan dunia. Namun status itu tak membuat Negeri Jiran itu berpuas diri.
Sebaliknya, Malaysia justru tengah bersiap dengan target baru. Bahkan mereka bersiap menangkap uang besar di bisnis keuangan syariah.
Mengutip laman euromoney.com, Selasa, 7 Februari 2017, otoritas terkait Malaysia sudah menyusun cetak biru yang memuat program besar dalam lima tahun ke depan.
Malaysia saat ini memang menguasai 54 persen pasar surat utang syariah (Sukuk) dunia. Kapitalisasi pasar modal syariah Malaysia juga telah tumbuh tiga kali lipat dibandingkan tahun 2005 silam.
Namun Malaysia masih melihat ada peluang bisnis yang belum tergarap baik. Bisnis uang besar itu adalah pengelola keuangan syariah baik islamic fund maupun wealt management.
Bisnis pengelolaan keuangan adalah target natural yang ingin dikejar Malaysia. Credit Suisse menaksir jumlah individu kaya muslim dunia ditaksir tumbuh menjadi 12 juta orang pada 2030.
Yang mengejutkan, Indonesia adalah salah satu pangsa pasar yang tengah dibidik Malaysia.
Secara umum, cetak biru keuangan syariah Malaysia memang menyasar dana pensiun serta membuat pelaku industri lkal untuk mendunia dan menarik investasi dari investor institusi dunia.
Otoritas keuangan Malaysia juga sudah mulai mengkaji investasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di negaranya.
" Ada potensi besar dan berkelanjutan dari permintaan jasa pengeluaan keuangan syariah di dunia," kata Chairman of Securities Commision Malaysia, Tan Sri Dato Seri Ranjit Ajit Singh. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya