Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Situs Baru Ini `Kelabakan` Tampung Donasi Orang Terkaya Dunia

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 16 Desember 2014 11:13
Situs Baru Ini `Kelabakan` Tampung Donasi Orang Terkaya Dunia
Bill Gates, Richard Branson, pendiri Yahoo, eBay, LinkedIn ramai-ramai menyumbangkan uangnya hingga US$ 25 juta.

Dream - Fenomena tak lazim tengah melanda kalangan orang-orang terkaya dunia. Miliader ternama seperti Bill Gates, Richard Branson, hingga pendiri Yahoo, Twitter, eBay, dan LinkedIn dilaporkan menggelontokan dana hingga US$ 25 juta atau sekitar Rp 318 miliar ke sebuah situs baru.

Situs yang beruntung itu adalah Change.org, platform yang menyediakan fasilitas bagi pengguna dapat memulai petisi dan mengumpulkan tanda tangan secara online,

Dikutip dari Mashable, Selasa, 16 Desember 2014, Presiden dan COO Change.org Jennifer Dulski memastikan dana itu akan dialokasikan untuk memperluas perusahaan dalam meningkatkan ekspansi global dan pengembangan mobile.

Change.org adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2007 oleh Ben Rattray. Platform ini semula dibuat sebagai jaringan sosial bagi para aktivis, yang berkembang menjadi platform blogging. Seiring waktu, platform ini berubah sebagai layanan hosting petisi pada tahun 2011.

Sejak menerima pendanaan terakhir pada Mei 2013, Dulski mengatakan perusahaan yang berusia hampir delapan tahun ini telah tumbuh dari 35 juta pengguna menjadi lebih dari 80 juta di seluruh dunia.

Sayap perusahaan juga semakin berkembang dengan memiliki kantor di 18 negara yang berbeda dan petisi telah dimulai di tujuh benua.

Dulski mengatakan Change.org mengukur keberhasilannya dengan kata " kemenangan," istilah yang digunakan ketika pembuat keputusan yang menjadi target petisi merespons kampanye yang dibuat. Perusahaan mengklaim kemenangan ini sekarang terjadi pada tingkat sekali per jam di suatu tempat di dunia.

Dia menambahkan bahwa kemenangan yang paling penting adalah mereka yang menyebabkan perubahan sistemik yang lebih luas.

Kini tujuan utama Change.org adalah membangun situs versi mobile dan aplikasinya. " Lebih dari separuh trafik Change.org berasal dari mobile," kata Dulski. " Perusahaan kini akan menambah layanan dan pilihan berbasis lokasi agar bisa melibatkan berita secara real time."

Area lainnya yang ingin digarap perusahaan adalah melibatkan politisi, bisnis atau publik figur yang menjadi target petisi agar bisa menjadi anggota Change.org. Dengan demikian, mereka bisa cepat merespon terhadap petisi yang ditujukan pada mereka. (Ism)

Beri Komentar