Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Belanja Di Supermarket.
Dream – Tidak bisa dipungkiri, hari libur adalah 'pesta' terbesar sektor ritel. Bahkan, pramuniaga berupaya menarik perhatian konsumen untuk membelanjakan uangnya lebih banyak.
Banyak taktik cerdas yang bisa dilakukan agar konsumsen membelanjakan uang lebih banyak dan Anda harus waspada. Sebuah situs perencana keuangan di Inggris, QuickQuid, memaparkan beberapa taktik.
“ Selama berabad-abad, pedagang dan wirausahawan mengembangkan teknik untuk mendapatkan pelanggannya membelanjakan uangnya lebih banyak daripada yang dibutuhkan,” menurut QuickQuid.
Berikut ini empat cara ritel membuat kita lebih boros, dikutip dari CheatSheet, Kamis, 8 Juni 2017.
Bebas Ongkir (Kalau Ada Minimal Pengiriman)
Cara ini sangat umum dan sederhana. Prinsipnya, tidak ada yang mau membayar ongkos kirim. Jadi, tak jarang konsumen membeli barang dengan jumlah minimal pembelian agar bisa memanfaatkan layanan pengiriman gratis.
Penyusunan Produk
Ya. Penataan layout di toko atau di situs bisa menarik perhatian pembeli. Hm, tidak ada yang bisa dilakukan oleh konsumen, kecuali waspada terhadap metode ini.
Kalau berada di toko, berhati-hatilah dengan produk yang bermarjin tinggi. Produk ini diletakkan di rak yang sejajar dengan mata.
E-mail dan Iklan
Pengiklan selalu menemukan jalan untuk mendapatkan perhatian Anda, termasuk kotak surat e-mail Anda. Newsletter dan e-mail pemasaran menawarkan beragam diskon atau sale-sale tertentu.
Tujuan mereka tidak lain agar Anda berbelanja lebih banyak. Terganggu dengan e-mail itu? Berhenti berlangganan.
Rekomendasi
Jika Anda membeli produk A, tentu ada seseorang yang akan menyarankan untuk membeli produk B sebagai pelengkapnya. Jika ingin berhemat, lebih baik Anda bisa menyimpan barang-barang itu ke dalam daftar barang yang ingin dibeli.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya