Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
© MEN
Dream - Presiden Rusia Vladimir Putin mendapatkan sanksi dari Amerika Serikat (AS) dan sekutu Eropa berupa hukuman finansial. Tak hanya Putin, sanksi serupa juga dijatuhkan Uni Eropa kepada Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov.
Melansir dari abc.net.au putusan menjatuhkan sanksi berupa pembekuan aset milik Vladimir Putin dan Sergey Lavrov disetujui oleh Uni Eropa. Langkah pembekuan aset diikuti larangan perjalanan ini diharapkan bisa memberikan dampak psikologis pada Putin dan sekutunya.
Namun dampak dari sanksi tersebut banyak ditanggapi hanya bersifat simbolis. Putin diyakini memiliki kekayaan pribadi hingga miliaran dolar. Namun sedikit yang mengetahui nilai persis dari presiden yang pernah menjadi mata-mata KGB ini.
Putin hampir tidak meninggalkan jejak kertas untuk asetnya yang sebagian besar dalam bentuk properti. Aset tersebut tersembunyi di balik skema keuangan kompleks yang diselenggarakan oleh orang-orang kepercayaannya, menurut laporan Panama Papers 2016 oleh International Consortium of Investigative Journalists.
Majalah Forbes yang merilis daftar tahunan orang-orang terkaya di dunia, mengatakan jumlah kekayaan Vladimir Putin tidak diketahui.
" Mengetahui kekayaan bersih Putin mungkin merupakan teka-teki yang paling sulit dipahami," tulis tim Forbes bulan lalu.
Kremlin mengatakan bahwa sebagai Presiden Rusia, Vladimir Putin digaji sekitar US$117 ribu atau sekitar Rp1,68 miliar per tahun.
Dokumen resmi yang dirilis setiap tahun menunjukkan bahwa ia memiliki apartemen seluas 77 meter persegi dan memiliki dua mobil, yakni Volga era Soviet tahun 1960-an dan sebuah Lada Vida, mobil yang populer di Rusia.
Tetapi para kritikus meragukan klaim tersebut. Menurut Bill Browder, pemodal AS yang pernah menjadi investor terbesar Rusia sebelum menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap presiden Rusia itu, Putin bisa saja menyembunyikan hingga US$200 miliar atau sekitar Rp2.877 triliun.
" Dia adalah salah satu orang terkaya di dunia. Saya memperkirakan dia telah mengumpulkan US$200 miliar dari keuntungan tidak sah. Dia menyimpan uangnya di Barat dan semua uangnya di Barat berpotensi terkena pembekuan dan penyitaan aset," jar Bill Browder kepada Komite Kehakiman Senat AS pada 2017.
Boris Nemstov, seorang kritikus Putin yang dibunuh pada tahun 2015, sempat membuat dokumen beberapa tahun sebelum kematiannya. Dalam dokumennya dia melukiskan gaya hidup mewah yang dijalani presiden Rusia tersebut.
Nemstov mengatakan musuh bebuyutannya itu memiliki 15 helikopter, empat kapal pesiar dan satu jet penumpang yang dilengkapi toilet berlapis emas.
Laporan itu juga menuduh bahwa Putin adalah kolektor jam tangan mahal, dengan koleksi yang dikatakan bernilai US$687 ribu.
Dia juga dilaporkan berpakaian secara eksklusif dengan setelan yang dibuat khusus dan dasi dari merek ternama Valentino.
Namun, Putin selalu membantah tuduhan bahwa ia menjalani gaya hidup mewah. Sebaliknya, Putin mengklaim bahwa ia telah bekerja keras seperti dari pagi hingga malam tanpa henti selama masa kepresidenannya.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?