Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Profil Bos Wagner Tewas Kecelakaan Pesawat, 'Koki Pembangkang' Putin (dok.SkyNews)
Dream - Bos kelompok tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, dilaporkan tewas dalam insiden pesawat jatuh di wilayah Tver, Rusia pada Rabu, 24 Agustus 2023.
Jet pribadi Embraer Legacy yang ditumpangi Prigozhin terbang dari Moskow menuju St Petersburg. Namun, setengah jam usai lepas landas pesawat dilaporkan terbakar akibat benturan.
Nama Prigozhin yang mendapat julukan 'sang koki Putin' sebetulnya sudah mencuat sejak awal-awal invasi Rusia di Ukraina. Pada Maret 2022, Barat menilai Rusia menggunakan tentara bayaran untuk membantu mereka di medan perang.
Pasukan Wagner bahkan sempat menjadi tombak utama Rusia. Namun pada Januari 2023, konflik Prigozhin dengan Rusia mulai muncul.
Saat itu, Prigozhin mengklaim kemenangan di Soledar dan menyebut tentara Rusia tak banyak berperan. Tak lama, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim menguasai Soledar.
Konflik Prigozhin dengan Kremlin makin runcing saat dia mengkritik strategi Rusia. Prigozhin kian gencar melancarkan kritik terhadap Kremlin bahkan kepada Presiden Vladimir Putin usai menarik seluruh pasukan Wagner dari Ukraina.
Penarikan pasukan Wagner berlangsung pada Juni lalu setelah kontrak Wagner dan Rusia habis. Dalam salah satu wawancara, Prigozhin mengatakan tentara Rusia tak cukup mampu melawan pasukan Ukraina.
" Untuk saat ini, dalam pandangan saya, dan menurut penilaian militer di lapangan, tidak cukup mampu melawan musuh," kata dia pada pertengahan Juni, seperti dikutip Newsweek.
Di pekan terakhir pada Juni, Prigozhin sempat mengklaim pasukan Rusia menyerang kamp Wagner hingga menewaskan sejumlah personel. Namun, Kemenhan Rusia membantah tudingan ini.
Menanggapi serangan tersebut, ia mendeklarasikan perang dan siap menyerbu Moskow.
Kemudian pada 24 Juni, Prigozhin mengklaim berhasil menguasai pangkalan militer dan lapangan terbang di Rostov-on-Don.
Personel tentara bayaran, kata dia, berada di markas besar Rostov sejak 07.30 waktu setempat.
Serbuan ini disebut-sebut untuk menggulingkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu. Sebelum ada insiden ini, sejumlah pengamat menilai Prigozhin menginginkan jabatan di pemerintahan Rusia.
Tak lama usai kudeta, Putin menyampaikan pidato. Ia menyebut Wagner sebagai pengkhianat dan menusuk dari belakang rakyat Rusia.
Ia juga mengatakan akan melindungi rakyat Rusia dari segala bentuk pengkhianatan baik internal maupun eksternal.
" Semua jenis petualang politik dan kekuatan asing, yang memecah belah negara dan mencabik-cabiknya, mengambil untung dari kepentingan mereka sendiri. Kami tidak akan membiarkan ini terjadi lagi," ujar Putin.
Putin juga dikabarkan menghubungi sekutu dekatnya Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat pemberontakan Wagner berlangsung.
Pada akhirya, pemberontakan Wagner tak mencapai Moskow dan batal. Sejumlah kesepakatan antara Rusia dan Prigozhin pun terjalin melalui Lukashenko.
Dijuluki Koki Putin
Prigozhin mendapat julukan " Koki Putin" tak lepas dari aktivitas dia sebagai pengusaha restoran dan katering.
Dia lalu membuka toko serba ada dan memulai berjejaring dengan restoran mewah dan beberapa mitranya di St. Petersburg.
Kemudian pada 1996, ia mendirikan perusahaan yang kini berkembang pesat, Concord Catering. Bisnis katering Prigozhin menerima kontrak yang menguntungkan dari pemerintah.
Ketika itu, ia mengirim makan ke sekolah dan militer Rusia, serta kesempatan menjadi tuan rumah jamuan negara. Salah satu jamuan kenegaraan di antaranya saat pelantikan Putin sebagai presiden. Setelahnya, dia mendapat julukan 'koki Putin' meski sebenarnya bukan juru masak.
Sumber: liputan6.com
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
