7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Susi Pudjiastuti
Dream - Pemerintah memang sudah menurunkan tarif tes PCR menjadi Rp300 ribu. Meski demikian, banderol itu dinilai masih kemahalan.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menilai, harga tes PCR di Indonesia jauh lebih tinggi dari sejumlah negara. Pengusaha penerbangan itu menyebut tes PCR di Inddoa hanya Rp96 ribu saja.
" Bisakah harganya seperti India? Kenapa kita di Indonesia harus bayar empat kalinya. Bahkan enam kali sampai 10 kalinya. Kenapa diimbau turun hanya sampai dengan Rp300.000?," kata Susi dikutip dari akun twitternya @susipudjiastuti, Selasa 26 Oktober 2021.
Presiden Joko Widodo memang telah memerintahkan harga tes PCR turun menjadi Rp300 ribu. Masa berlaku juga diperpanjang menjadi 3X24 jam. Tes PCR dengan hasil negatif Covid menjadi syarat bagi pelaku perjalanan udara.
" Mengenai arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300.000 dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," kata Menko Maritim dan Investasi, Luhut Pandjaitan.
Menurut dia, kebijakan tes PCR itu dilakukan setelah melihat risiko penyebaran virus corona yang semakin meningkat karena mobilitas penduduk yang meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir.
" Sekali lagi saya tegaskan, kita belajar dari banyak negara yang melakukan," beber Luhut.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?