Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tritominae Atau Kissing Bugs Yang Disebut-sebut Bisa Menularkan Penyakit Chagas. (Foto: Goodhousekeeping.com)
Dream – Belakangan ini, ada kehebohan yang terjadi di Guangdong, Tiongkok. Pusat Pengendalian Wabah Penyakit Guangdong, mengeluarkan pengumuman yang tak lazim.
Instansi ini meminta masyarakat untuk menangkap serangga penyebar penyakit Chagas. Untuk yang berhasil menangkapnya, instansi ini akan memberikan upah 8 yuan atau sekitar Rp151 ribu per ekor.
Dikutip dari Global Times, Jumat 13 Juli 2018, kissing bugs atau Tritominae membawa parasit Trypanosoma cruzi yang bisa membawa penyakit Chagas—penyakit tropis yang bisa berakibat fatal. Serangga ini cenderung menggigit wajah orang.
Orang yang terinfeksi chagas, akan mengalami gejala sakit kepala, sakit di bagian tubuh, demam, hingga ruam.
Pengumuman berisi sayembara ini langsung menghebohkan masyarakat di daerah itu. Menurut Guangzhou Daily, banyak orang menelepon pusat pengendalian wabah. Telepon di kantor itu berdering tanpa henti selama beberapa hari terakhir.
Bahkan, ada satu penelepon yang mengatakan kemungkinan mengirim orang untuk menangkap serangga itu di Hong Kong.
Melihat kepanikan ini, Pusat Pengendalian Wabah Penyakit menenangkan masyarakat dan mengatakan mereka sedang mengumpulkan sample untuk menguji apakah kissing bugs ini bisa menjadi penyebar virus.
Pusat pengendalian penyakit ini mengatakan penyakit chagas ini diibaratkan sebagai “ jenis baru AIDS” yang bisa berujung kematian. Walaupun AIDS bisa disebarkan melalui hubungan seksual, penyakit chagas disebar melalui serangga. Kedua penyakit ini menyebar melalui darah dan transmisi darah ibu ke janin.
Meskipun ditemukan di Amerika Serikat, serangga ini juga hadir di Asia, Afrika, dan Australia. Pada 2016, orang-orang di Kota Foshan, Guangdong, dikabarkan tergigit oleh kissing bugs.
“ Serangga semacam ini ditemukan oleh beberapa orang di kota,” kata seorang staf di pusat pengendalian kepada Global Times.
Sayangnya, tak dijelaskan berapa banyak orang yang telah digigit serangga ini.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya