Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bayi-bayi yang baru lahir ditaruh begitu saja di tempat umum lalu ditinggalkan. Anak balita dibiarkan tak terurus. Anak remaja tak lagi diperhatikan kehidupannya. Banyak sekali kasus penelantaran anak yang sangat miris.
Bahkan bukan hanya ditelantarkan, anak-anak juga disiksa orangtuanya sendiri. Padahal sebagai umat muslim, merupakan kewajiban para orangtua untuk mengurus anak-anaknya. Seperti dikutip DalamIslam.com, Nabi Muhammad SAW bersabda:
" Pria adalah seorang pemimpin di dalam kelaurganya sebab dia akan ditanya tentang kepemimpinannya, wanita adalah pemimpin rumah suami dan anak-anaknya, dia akan ditanya tentang kepemimpinannya (HR Bukhari Muslim)" .
Penelantaran anak dalam kondisi apapun tak dibenarkan dalam Islam. Jika memang seorang ayah yang telah bekerja tapi tidak mencukupi kebutuhan si anak, maka ayah boleh meminta bantuan ahli waris anak karena ahli waris berkewajiban menafkahi si anak (Al-Baqarah: 233).
Jika si anak belum dewasa, maka ahli waris selain ayahnya adalah 3 pria yaitu kakek dari bapak, paman si anak atau paman sebapak dan 3 wanita yaitu ibu si anak, nenek dari pihak ibu anak atau nenek dari pihak ayah anak.
© Dream
Dosa bagi orangtua yang menelantarkan anak sangat besar. Pasalnya ada hak orang lain yang tak dipenuhinya. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Abu Daud Nasa’i dan Hakim, yaitu “ cukup berdosa orang yang yang mengabaikan hak seseorang yang menjadi tanggungannya”.
Lalu apa balasan dan hukuman orangtua yang menelantarkan anaknya? Jika Allah sudah memberi hukuman, maka tidak ada hal yang dapat manusia lakukan.
Rasulullah SAW mengingatkan: “ Sesungguhnya pada hari kiamat ada manusia yang tidak akan diajak bicara, tidak disucikan dan tidak dilihat”. Kemudian Nabi ditanya “ Siapakah orang-orang itu?” Nabi Muhammad SAW lalu menjawab “ Anak yang berlepas diri dari orang tuanya dan orang tua yang berlepas diri dari anaknya,” (HR Ahmad).
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya