Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Alasan-alasan Bahwa Seseorang Tak Boleh Multitasking Ketika Bekerja.
Dream – Multitasking merupakan aktivitas untuk mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Seorang multitasker tentu akan merasa efektif kalau semua pekerjaan akan cepat selesai kalau dilakukan bersama-sama.
Akan tetapi, menurut penelitian, multitasking tidak selamanya bagus untuk dilakukan.
Dilansir dari Vemale, Senin 24 September 2018, ada beberapa dampak negatif multitasking.
Pertama, kegiatan ini akan membuatmu jadi kurang produktif.
Para ilmuwan mengatakan hampir tak mungkin bagi manusia untuk melakukan kedua hal bersamaan dengan baik.
Multitasking hanyalah mengalihkan pikiran kepada pikiran yang lain dengan cepat. Nah, peralihan itulah yang menjadi gangguan. Penelitian mengatakan dibutuhkan waktu untuk fokus kembali pada tugas yang terganggu. Jadi, aktivitas ini hanya akan membuatmu kehabisan waktu karena harus memfokuskan pikiran pada banyak hal.
Kedua, multitasking bisa membuatmu jadi pelupa.
Pernahkah tiba-tiba teringat suatu hal yang belum dilakukan ketika sedang mengerjakan sesuatu? Nah, ini menjadi bukti bahwa multitasking bisa merusak ingat. Menurut penelitian University of California San Fransisco, multitasking hanya akan membawa efek negatif untuk memori jangka pendek sehingga kamu bisa cepat lupa.
Ketiga, multitasking bisa membuat kerjaanmu tidak maksimal.
Penulis buku Organize Your Mind, Organize Your Life, Paul Hammerness, mengatakan multitasking bisa membuat seseorang untuk berbuat salah. Tak hanya itu, aktivitas ini juga bisa membuatnya melupakan informasi yang penting.
Keempat, multitasking hanya akan membuat seseorang lelah.
Ketika seseroang mengetik di layar laptop sambil stalking Instagram, rasanya akan melelahkan dan membuat stres. Mata jadi cepat kabur, denyut jantung semakin cept, dan rasanya berhari-hari menjadi berat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya