Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Keberadaan Robot Juga Bisa Menciptakan Lapangan Kerja Baru, Lho.
Dream – Sahabat Dream, banyak orang cemas robot dan kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) akan mengambil alih pekerjaan manusia. Produk teknologi ini akan membuat sejumlah pekerjaan yang selama ini dilakukan tenaga manusia menghilang.
Tapi anggapan itu tak sepenuhnya benar. Kemajuan kecerdasan artifisial ternyata bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Dikutip dari Business Insider, Rabu 18 Juli 2018, firma konsultan, PwC, baru saja merilis laporan teranyarnya yang menyatakan peluang kerja baru justru akan muncul dengan kemajuan AI.
Mereka mencontohkan penerapan AI di Inggris akan menggantikan beberapa pekerjaan, seperti transportasi atau manufaktur. AI akan memindahkan 38 persen pekerjaan transportasi dan 30 persen manufaktur.
Tapi, di sektor lain, AI justru menciptakan lapangan kerja. Contohnya, di sektor kesehatan, AI akan menciptakan 34 persen pekerjaan di sektor pekerjaan. Dia hanya mengambil alih 12 persen pekerjaan manusia di sektor ini.
“ Secara absolut, sekitar 7 juta pekerjaan akan diproyeksikan pindah ke AI. Tapi, AI akan membuat 7,2 juta pekerjaan baru. Jadi, ada 200 ribu pekerjaan baru yang akan dibuat oleh AI,” kata laporan tersebut.
Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) mengatakan ada 14 persen pekerjaan di negara anggota OECD yang terganti dengan robot tahun ini.
PwC dan OECD mengatakan sektor yang akan diuntungkan dari kecerdasan artifisial adalah pendidikan, pekerjaan yang berkaitan dengan teknis dan sains, akomodasi dan jasa makanan, serta informasi dan komunikasi. Alasannya pekerjaan ini lebih kompleks dan tugasnya lebih khusus.
Sedangkan, sektor yang mendapatkan pengaruh buruk dari AI adalah keuangan dan asuransi, ritel, konstruksi, administrasi publik, transportasi, serta manufaktur.
(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya