7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Pembukaan Festival Pasar Modal Syariah (Twitter @TICMI_ID)
Dream - Dengan pertumbuhan produk investasi syariah yang semakin berkembang, kalangan pelaku usaha kini mulai kesulitan mengisi kekosongan jumlah profesional yang ahli di bidang pasar modal syariah.
Kondisi inilah yang mendorong PT Indonesia Capital Market Electronic Library (TICMI) menggandeng Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) untuk menyelenggarakan pendidikan Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM)
Direktur Operasional Bisnis The Indonesia Capial Market Institute (TICMI), Dwi Sulistyorini Amijono menyatakan bahwa kelas ASPM akan dimulai pada akhir April mendatang. Rencananya pembelajaran berlangsung selama 75 jam dan dapat mengakomodasi tiga kepentingan dasar.
" Dibagi menjadi kelas yang tahu pasar modal tapi tidak paham syariah, sudah punya bekal syariah tapi tidak mengerti pasar modal dan kelas terakhir untuk yang kedua-duanya belum tahu," tutur Dwi saat dijumpai seusai penandatangan kerjasama di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta Selatan, 31 Maret 2016.
Dwi menjelaskan peserta akan mengikuti tes penempatan meliputi uji kelayakan mengenai pengetahuan perdagangan, pengelolaan dana dan penerbitan emisi.
" Sementara kita baru ngomongin di Indonesia tapi kita bercita-cita jadi pusat pendidikan pasar modal syariah di ASEAN," imbuhnya.
Sedangkan untuk biaya kelas akhir pekan dikenakan tarif sebesar Rp.12,5 juta yang akan dijalani setiap Sabtu dan Minggu, dengan tiga kali ujian. Sedangkan kelas reguler yang dibuka setiap malam hari dikenai tarif lebih murah seharga Rp. 10 juta.
Wakil Seketaris DSN-MUI, M.Gunawan Yasin menambahkan program ini metitikberatkan pada konteks syariah terlebih dahulu sebelum membahas mengenai pasar modal.
" Calon ASPM akan diarahkan untuk mempelajari fiqih muamalah dulu baru setelahnya bahas pasar modal. Ini sebagai endosment bahwa seseorang telah terkualifikasi secara standar syariah dan pasar modal," imbuh Gunawan.
Gunawan menyatakan ASPM yang telah tersertifikasi dapat menjadi dewan pengawas syariah pada perusahaan-perusahaan investasi yang memiliki reksa dana di dalam dan luar negeri.
Lebih jauh, Gunawan berharap kerjasama ini dapat mendorong perkembangan syariah pasar modal, serta menetapkan srandarisasi persyaratan dan pastinya dapat menambah pihak yang berkompeten sebagai ASPM di Indonesia.
Hingga akhir 2015 lalu, perkembangan produk investasi syariah di Indonesia menunjukan pertumbuhan yang sangat signifikan. Jumlah saham syariah mencapai 318 atau sekitar 61 persen dari total kapitalisasi pasar saham Indonesia. Diikuti dengan peningkatan jumlah investor saham syariah sebesar 76 persen dibandingkan data dari tahun 2011.
Perkembangan ini menuntut penguatan di bidang sumber daya manusia yang berkompeten di bidang syariah pasar modal. Ditambah dengan keluarnya peraturan OJK Nomor 16/POJK.04/2015 yang mengatur tentang pihak-pihak yang dapat memberikan nasihat dan melakukan pengawasan mengenai penerapan prinsip syariah di pasar modal.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?