Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peresmian Pabrik Perakitan Nokia Ditandai Dengan Pengguntingan Pita, (Foto: HMD Global)
Dream – Pemegang lisensi Nokia, HMD Global, akan mengoperasikan pabrik perakitan ponsel di Batam. Mereka mengklaim syarat kandungan lokal untuk Nokia telah terpenuhi.
“ HMD berkomitmen untuk mematuhi kebijakan dan peraturan-peraturan pemerintah yang ada, termasuk kepatuhan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri),” kata Chief Executive Officer HMD Global, Floran Seiche, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 5 September 2016.
Seiche mengatakan, ponsel Nokia yang akan dirakit di Indonesia menggunakan sistem Android. Tapi, dia tak menyebutkan seri ponsel yang akan dirakit di Batam itu.
Direktur Jenderal Industri Metal, Mesin, Peralatan Transportasi, dan Elektronik Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, mengatakan, HMD telah memenuhi persyaratan komponen lokal minimal 30 persen. Putu mengatakan TKDN ponsel Nokia sebesar 30,52 persen.
Untuk merakit Nokia di Batam, HMD Global menggandeng PT Sat Nusapersada Tbk di Batam dan PT Tata Sarana Mandiri sebagai mitra desain lokal, serta PT Inovedia Magna Global dan PT MP Games, sebagai pengembang aplikasi global.
“ Kami sangat terhormat menjadi mitra lokal pembuatan smartphone Nokia di Indonesia,” kata Presiden Direktur Sat Nusapersada, Abidin.
CEO Tata Sarana Mandiri, Sam Ali, berharap kerja sama dengan HMD Global bisa bermanfaat untuk pengembangan bisnis Nokia di Indoensia.
Selain itu, HMD Global juga mengumumkan rencana peluncuran telepon pintar Nokia di Jakarta pada 14 September 2017. Gawai yang bersistem Android ini akan tersedia di pasar setelah resmi diumumkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya