Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Akhirnya, Tol Bocimi Beroperasi Setelah Mengkrak 21 Tahun. (Foto: Kementerian BUMN)
Dream - Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) akhirnya bisa digunakan setelah pembangunannya mangkrak 21 tahun. Ruas tol Ciawi-Sukabumi seksi I diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dikutip dari Merdeka.com, Minggu 2 Desember 2018, tol ini panjangnya 15,3 km. Jokowi bingung jalan tol ini terbengkalai selama puluhan tahun, padahal sudah bergonta-ganti investor.
Dikatakan, pembangunan jalan tol sepanjang 54 km ini seharusnya dimulai pada 1997. Tak hanya itu, tol Bocimi juga sempat beberapa kali berganti investor. Mulai dari Konsorsium Bukaka Teknik Utama, Bakrie Group, hingga MNC Group.
" Penetapan lelang tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ini sudah ditetapkan tahun 1997. 1997. Saya tidak tahu kenapa harus memakan waktu 21 tahun untuk memulai ini," kata Jokowi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan pengguna tidak dikenakan biaya tol alias digratiskan selama seminggu ke depan.
“ Selama seminggu tidak akan dikenakan tarif. Untuk sosialisasi. Seminggu setelah diresmikan Pak Presiden," kata dia.
Setelah seminggu, tarif tol ditetapkan Rp1.000 per km. Misalnya, 15 km akan dikenakan tarif Rp15 ribu. Tarif ini berlaku untuk golongan I. Untuk golongan lainnya, akan dihitung sesuai rumus yang ditentukan.
" Rp1000 untuk tiap kilometer itu untuk golongan I ya nanti golongan II dan III, 1,5 kali (tarif golongan I). Untuk golongan IV dan V, 2 kali (tarif golongan I)," kata dia,
Jika tol Bocimi sudah selesai dan beroperasi sepenuhnya, jalan tersebut bisa menjadi jalur alternatif menuju Jawa Barat bagian selatan. Terutama bagi angkutan logistik yang selama ini harus berhadapan dengan kemacetan pada ruas jalan Ciawi-Cigombong-Cicurug-Cibadak.
Tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang berjarak sekitar 67 km bila melalui jalan arteri. Dari semula sekitar 4,5 hingga 5 jam menjadi sekitar 40 menit.
Tak hanya itu, jalan tol ini juga menawarkan pemandangan yang indah. Jokowi mengatakan sepanjang ruas Tol Ciawi-Sukabumi seksi I, ada pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango.
" Saya lihat tadi kanan kiri betapa sangat indahnya dan cantiknya alam yang ada di sini. Apa itu yang menyebabkan lama," kata dia.(mut)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya