Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dok MSCHF
Dream – Dunia fashion memang tak ada matinya. Selalu ada kejutan. Tiap tahun ada saja pernak-pernik unik yang kadang tak masuk akal masyarakat awam.
Lihat saja nih, tas mungil bernama Microscopic Handbag yang tak bisa dilihat mata talanjang karena kelewat mini. Meski ukurannya mikro, tas ini mampu mengguncang dunia fesyen karena harga jualnya fantastis.
Lebar tas itu kurang dari 0,03 inci. Saking kecilnya, manusia harus melihatnya menggunakan mikroskop. Ukuran garam laut yang biasa nangkring di dapur ibu kita kalah kecil.
Meski kecil, tas ini laku US$63.000, sekitar Rp950 juta. Entah siapa yang beli. Yang jelas bukan kaum mendang-mending. Lagian buat apa juga tas sekerdil itu.
Biar kolektor yang membeli. Mereka lebih tahu seni. Tas mungil itu memang dibuat oleh MSCHF, kelompok seni di New York, Amerika Serikat.

Menurut CNN International, Rabu lalu tas ini dijual oleh Joopiter, rumah lelang online yang didirikan Pharrell Williams, musisi dan produser rekaman asal AS. Dia juga menjabat sebagai direktur kreatif pakaian pria Louis Vuitton.
Warna tas itu hijau kekuningan dengan logo Luis Vuitton di tengah. Namun tas ini sebenarnya bukan produksi brand fesyen asal Prancis tersebut. Melainkan hanya terinspirasi dari desain tas Louis Vuitton yang populer, OnTheGo.
Kepala kreatif MSCHF, Kevin Wiesner, bilang kepada New York Times bahwa tas tersebut tidak meminta izin kepada Louis Vuitton untuk menggunakan logo atau desainnya.
“ Pharrell menyukai topi besar, jadi kami membuatnya menjadi tas yang sangat kecil,” katanya.
Tas tersebut dibuat menggunakan polimerisasi dua foton, sebuah teknologi manufaktur yang digunakan untuk mencetak komponen plastik skala mikro 3D.
Orang yang membeli tas ini juga mendapatkan mikroskop yang dilengkapi dengan tampilan digital di mana tas dapat dilihat.
Ini bukan pertama kalinya produk yang dikeluarkan MSCHF menjadi sorotan dunia. Sebelumnya, kelompok seni yang berdiri pada tahun 2016 itu pernah digugat oleh Nike atas produksi " Sepatu Setan" .
Di mana ada serangkaian 666 pasang sepatu kets Nike yang dimodifikasi dan menampilkan simbol setan dan tetesan darah manusia asli. Persoalan itu akhirnya diselesaikan di luar pengadilan.
Pada tahun 2021, grup tersebut juga merobek empat tas Birkin untuk membuat sandal yang dijuluki " Birkinstocks" . Dengan harga yang ditawarkan hingga US$76.000.
Baru-baru ini, sepatu bot karet kartunnya, yang dikenal sebagai " Sepatu Merah Besar" , menjadi sensasi viral setelah dipakai oleh bintang-bintang termasuk Doja Cat, Iggy Azalea, dan Janelle Monáe.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya