Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Inggris Mengeluarkan Peraturan Baru Terhadap Tenaga Kerja Asing. (Foto: Shutterstock)
Dream – Warga Uni Eropa yang ingin datang ke Inggris setelah keputusan British Exit (Brexit) harus siap-siap memiliki dompet tebal. Mereka setidaknya harus punya penghasilan 30 ribu poundsterling atau sekitar Rp552,92 juta untuk bisa masuk dan mengadu nasib di Inggris.
Dikutip dari Metro, Rabu, 26 Desember 2018, ketentuan baru ini tertuang dalam proposal aturan imigrasi dan tenaga kerja asing. Di proposal ini, imigran yang terampil, harus memiliki tawaran pekerjaan sebelum diperbolehkan datang ke Inggris selama lima tahun.
Sedangkan yang tidak terampil, hanya diberikan visa selama satu tahun selama bekerja.
Setelah visa berakhir, mereka akan diminta meninggalkan Inggris. Imigran tak bisa mengajukan permohonan untuk kembali.
Rencana tersebut dilaporkan telah membuat keributan kabinet dengan Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid yang ingin memilih pendekatan yang lebih terbuka dengan tenaga kerja asing.
The Sun melaporkan pria ini tak mau kaku terhadap penetapan gaji tenaga kerja asing.
Namun, rincian yang mengatur ambang gaji bagi tenaga kerja asing ini menandakan kemenangan bagi Perdana Menteri Inggris, Theresa May.
Politisi Inggris, Andrea Leadsom, berharap rancangan ini bisa diterbitkan sebelum libur Natal.
Belum diketahui apakah aturan tersebut akan mulai berlaku mulai Maret tahun 2019 atau peridoe transisi pemerintah yang berlangsung mulai April 2019—Desember 2020.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam