Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pengumuman Hasil Seleksi Tes CPNS Kementerian Keuangan Dibanjiri Protes Dari Warganet.
Dream – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan hasil tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sayangnya, pengumuman ini justru menimbulkan protes dari warganet.
Dikutip dari akun resmi Twitter Kementerian Keuangan, Kamis 2 November 2017, Kemenkeu mengunggah informasi pengumuman tes seleksi kompetensi dasar (SKD) Kemenkeu.
“ Info penting seleksi kompetensi dasar&Pelaksanaan Psikotes Rekrutmen #CPNSKemenkeu 2017. Selengkapnya rekrutmen.kemenkeu.go.id,” tulis Kemenkeu.
Warganet yang mengikuti SKD CPNS Kemenkeu banyak yang mempertanyakan sistem penilaian tes. Beberapa peserta tes menuding ada peserta yang mendapat nilai lebih rendah bisa lolos tes SKD.
“ Total skor saya 350 untuk posisi kerjasama bilateral & regional tidak lolos. Sedangkan skor yang 313 lolos. Bagaimana bisa? Di posisi ini cuma ada untuk umum,” tulis warganet berakun @faishalfarrasm.
“ Saya bingung. Skor saya semua di atas PG dan di angka 328. Tapi, kenapa yang skornya hanya 301 malah lolos, mohon dijelaskan #ETAterangkanlah,” tulis warganet berakun @yusrilariel1995.
“ Di formasi pengelola terjemahan dan kerjasama regional medan, passing grade 304 lulus, sedangkan saya punya passing grade 365 tidak lulus,”kicau warganet berakun @BangunHarry.
© Dream
Kemenkeu mencuit jawaban dari keresahan para peserta tes CPNS Kemenkeu. Dikutip dari akun resmi Twitternya, kelulusan SKD formasi umum ditentukan oleh nilai ambang batas yang telah ditentukan, misalnya, tes karakteristik pribadi yang punya nilai ambang batas 143 dan nilai maksimal 175. Kelulusan SKD pelamar formasi alokasi khusus (lulusan terbaik, putra/putrid Papua, disabilitas) ditentukan pada pemeringkatan/rangking.
Dalam menetapkan peserta yang lolos tes, Kemenkeu mengatakan telah menetapkan sejumlah kriteria. Alasan pertama, peserta yang lolos berasal dari jalur alokasi formasi khusus yang tidak berdasarkan pada passing grade SKD.
Kedua, kriteria kelulusan dalam formasi alokasi umum diranking berdasarkan nama jabatan dan kualifikasi pendidikan untuk masing-masing alokasi formasi.
Jika pelamat memperoleh nilai yang sama, penentuan kelulusan berdasarkan pada nilai yang lebih tinggi secara berurutan, mulai dari nilai tes karakteristik pribadi, tes intelegensia umum, dan tes wawasan kebangsaan. Jika hasilnya sama, akan diluluskan semuanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam