Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Waspada Terhadap Penipuan Yang Mengatasnamakan Bank Indonesia, Ya, Sahabat Dream.
Dream - Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadal segala jenis bentuk penipuan. Salah satunya modusnya adalah penipuan rekrutmen calon pegawai BI.
“ BI tidak pernah memungut biaya apa pun,” tulis BI dalam laman Bank Indonesia, Senin 22 Oktober 2018.
Dikutip dari Liputan6.com, ada lima modus penipuan lainnya yang mengatasnamakan BI, yaitu terpilih sebagai pemenang dalam undian berhadiah serta permintaan sponsorship dalam bentuk pemasangan iklan/uang/materi, dana/komisi/fee terkait dengan pencairan bantuan dari BI, menghadiri seminar/lokakarya/undangan lainnya dengan menarik dana partisipasi lainnya, dan data/informasi nasabah seperti nomor rekening bank, nama, dan spesimen tanda tangan nasabah.
BI mengatakan kalau ada yang mengatasnamakan BI, itu bukan dari BI. Berikut ini adalah beberapa bantahan dari BI.
1. Hal tersebut adalah tidak benar dan merupakan tindakan penipuan dan penyalahgunaan nama Bank Indonesia oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk keuntungan dan kepentingan pribadinya.
2. Bank Indonesia tidak pernah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan tersebut baik secara langsung maupun bekerja sama dengan pihak lainnya.
3. Bank Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan berkaitan dengan hal tersebut.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, BI menyarankan masyarkaat untuk bisa mengkonfirmasi ke BI. Masyarakat bisa menghubungi BI di line telepon ini.
Departemen Komunikasi
Telepon : (62-21) 131 (hari Senin sampai hari Jumat pada jam kerja)
Fax.: (62-21) 386-4884
E-mail : bicara@bi.go.id
(ism, Sumber: Bank Indonesia, Liputan6.com/Fitriana Monica Sari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya